Kakan Kemenag Rohul : FKDT Mitra Kerja Strategis Kemenag
Ringkasan:
ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasdibuan MA, menyatakan bahwa Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) adalah mitra kerja strategis Kemenag Rohul dalam rangka pembinaan Madrasah Diniyah Takmiliyah Awwaliyah (MDTA), Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustha (MDTW), dan Madras...
ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasdibuan MA, menyatakan bahwa Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) adalah mitra kerja strategis Kemenag Rohul dalam rangka pembinaan Madrasah Diniyah Takmiliyah Awwaliyah (MDTA), Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustha (MDTW), dan Madrasah Diniyah Takmiliyah Ulya (MDTU).
Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasaibuan MA, kepada pengurus FKDT Kab Rohul dibawah pimpinan Ustaz Sapar Udin SAg, ketika mereka melakukan konsultasi dan silaturrahim dengan Kakan Kemenag Rohul, Selasa (26/6/2013) bertempat di ruang rapat Kemenag Rohul, Pasir Pengaraian.
Hadir dalam rapat konsultasi tersebut adalah Ketua FKDT Rohul Ustaz Sapar Udin SAg, Wakil Ketua Jamhuri, Sekretaris Supiran SPdI, Bendahara Jahriana, Ketua Departemen Pendidikan Subandi, Ketua Departemen Humas dan Kerjasama Fajri SAg, Ketua Departemen Dana dan Ekonomi Junaidi Amir, Ketua Departemen Bina Santri Yusrial, dan pengurus yang lainnya.
Ahmad Supardi Hasibuan menyatakan bahwa FKDT sangat berperan dalam meningkatkan kualitas MDTA yang jumlahnya 330 sekolah se Rohul. Anak-anak kita yang belajar di MDTA adalah kader-kader umat di masa depan yang telah didik sejak dini oleh MDTA.
Santri MDTA memiliki keunggulan kompetitif dan komparatif sebab mereka mendapatkan ilmu pengetahuan agama, selain pengetahuan umum di sekolahnya. Mereka dilatih sejak dini untuk menjadi tokoh agama, menjadi pembaharu dan agen of change (agen perubahan) dalam masyarakat.
Untuk itu pinta Ahmad Supardi, pihak Kemenag Rohul dibawah pimpinannya harus bekerjasama dengan pengurus FKDT dalam membina dan memberdayakan MDTA, MDTW, dan MDTU se Rohul, sehingga terjadi sinergitas di antara keduanya. Jika ini terjadi, insya Allah Rokan Hulu bukan hanya akan menjadi Negeri Seribu Suluk, tetapi akan menjadi kiblat pembibitan kader umat sejak dini.
Atas dasar itu, maka Kemenag dan FKDT bersepakat untuk saling bekerjasama, sering bertemu untuk mengevaluasi kondisi MDTA di lapangan serta mencarikan jalan keluarnya. Dan untuk keperluan dana, diharapkan Pemerintah Kabupaten Rohul dapat memberikan bantuan.***(Ash)