ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, mendorong pengurus dan anggota Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) Kota Pekanbaru, untuk menuliskan ilmu yang dikuasainya, dalam bentuk buku atau karya ilmiah lainnya, sehingga lebih tersosialisasi dan dapat dipelajari oleh semua lapisan masyarakat secara lebih luas.
Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul, ketika menyerahkan buku, “Islam Sosial – Sebuah Tafsir Atas Realitas”, kepada Ketua MDI Kota Pekanbaru Drs H Tarmizi Muhammad yang diwakili oleh Wakil Ketua Drs H Muhammad Zein, Sabtu (25/5/2014) bertempat di aula Kantor MDI Jalan Arivin Ahmad Simpang Rambutan, Kota Pekanbaru.
Buku tersebut adalah buah penanya sendiri (Ahmad Supardi Hasibuan), dengan kata pengantar Prof Dr Komaruddin Hidayat MA, Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, penerbit Penamadani Jakarta.
Ahmad Supardi Hasibuan menyatakan, penyerahan buku ini dimaksudkan untuk memberikan dorongan dan motivasi kepada pengurus dan anggota MDI agar membudayakan tradisi tulis menulis, sebab tradisi ini adalah tradisi baik yang mulai hilang di kalangan para ualama.
Perlu diketahui bahwa tradisi tulis menulis ini pada dasarnya adalah tradisi para ulama terdahulu, dimana mereka, menuliskan ide dan gagasannya, sehingga dapat kita pelajari pada masa kini. Kita kenal dan kita ikuti Imam Syafi’i karena memang beliau menulis kitab, seperti Al-Umm, Ar-Risalah, dan lain sebagainya, tegas Ahmad Supardi.
Ahmad Supardi menyatakan, anggota MDI paling potensial menulis buku, sebab mereka pada umumnya berkhutbah setiap hari Jumat. Hal itu berarti bahwa mereka khutbah sekitar 52 kali setahun. Sekiranya 52 kali khutbah Jumat tersebut, dibuatkan teksnya, maka akan tersedia 52 khutbah secara tertulis. Dan jika ini dibukukan, maka akan lahir dua jilid buku khutbah, tandasnya.
Ketua MDI Drs H Muhammad Zein menyambut baik pemberian dari Kakan Kemenag Rohul ini. Zein menyatakan, ini sesuatu yang luar biasa yang dilakukan oleh seorang Kakan Kemenag, biasanya hal-hal seperti ini sulit dilakukan, tetapi nyatanya dapat dilakukan oleh Kakan Kemenag Rohul.
Zein juga berjanji akan menyampaikan buku ini kepada muballigh MDI Kota Pekanbaru, yang selama ini aktif berceramah. Saya juga berharap agar buku ini dikritisi, sehingga isinya akan lebih berkembang di masa mendatang. Lebih dari itu, saya berharap agar anggota MDI dapat juga menulis buku, sebagaimana yang dilakukan oleh Kakan Kemenag Rohul ini, tegas Zein.***(Ash)