Kakan Kemenag Rohul : BOS, Bentuk Perhatian Pemerintah
Ringkasan:
ROKAN HULU (HUMAS) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA menyatakan bahwa pemberian dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang disalurkan oleh Kementerian Agama Rohul kepada seluruh Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) se Rohul, minggu yang lalu, adalah salah satu be...
ROKAN HULU (HUMAS) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA menyatakan bahwa pemberian dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang disalurkan oleh Kementerian Agama Rohul kepada seluruh Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) se Rohul, minggu yang lalu, adalah salah satu bentuk perhatian pemerintah untuk memberdayakan madrasah.
Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul didampingi Kasi Pendidikan Islam (Pendis) Drs H Syahruddin MSy di kantornya Jalan Ikhlas Kompleks perkantoran Pemerintah Rohul Pasir Pengarayan, Rabu (19/6/2013).
Dikatakannya, saat ini pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama memberikan perhatian yang lebih untuk pemberdayaan dan peningkatan kualitas madrasah, sebab sejarah mencatat bahwa madrasah telah banyak berbuat untuk kepentingan pencetakan generasi muda Indonesia.
Menurut Ahmad Supardi, madrasah atau pondok pesantren adalah basis utama kaderisasi umat. Dari madrasah dan pondok pesantren akan lahir pejuang-pejuang dakwah yang memiliki militansi tinggi, rela berkorban, mementingkan bangsa dan Negara di atas kepentingan pribadi dan golongan.
Semua orang mengakui bahwa madrasah dan pondok pesantren adalah sarana utama peningkatan kualitas SDM yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Oleh karena itu, semua lapisan masyarakat sepakat untuk menyatakan bahwa madrasah dan atau pondok pesantren bukanlah sarang teroris, tegasnya.
Ahmad Supardi menandaskan bahwa kalau ada orang mengatakan bahwa madrasah dan pondok pesantren adalah sarang teroris, maka orang tersebut pada dasarnya tidak mengetahui tentang madrasah dan pondok pesantren. Orang-orang ini perlu dibawa ke madrasah dan pondok pesantren, sehingga dia mengetahui betapa mulianya amal pondok pesantren,
Kemerdekaan bangsa Indonesia dan pelepasan dirinya dari cengkeraman penjajah, tidak terlepas dari peran madrasah dan pondok pesantren. Teriakan utama melawan penjajah adalah ucapan kalimat “Allohu Akbarâ€. Ucapan ini adalah kalimat khas pondok pesantren, dimaksudkan untuk meningkatkan motivasi diri dalam berjihad, papar Ahmad. *** (Ash).