0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Rohul Beri Tausiyah Perpisahan MDTA Darul Ulum

Ringkasan: Rokan Hulu (Humas)- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu (Kakan Kemenag Rohul) Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, memberikan tausiyah pada acara perpisahan Madrasah Diniyah Takmiliyah Awwaliyah (MDTA) Darul Ulum Desa Pasir Baru (eks transmigrasi) Kec Rambah, bersempena dengan Haflah Ak...
Rokan Hulu (Humas)- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu (Kakan Kemenag Rohul) Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, memberikan tausiyah pada acara perpisahan Madrasah Diniyah Takmiliyah Awwaliyah (MDTA) Darul Ulum Desa Pasir Baru (eks transmigrasi) Kec Rambah, bersempena dengan Haflah Akhir Tahun dan Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1434 H/2013 M, Kamis (13/6/2013) bertempat di kompleks MDTA Darul Ulum Pasir Rambah. Hadir dalam acara tersebut Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Kades Pasir Rambah Suparno, Kepala MTs Sejahtera Bersama Surakhim SAg, Kepala MDTA Darul Ulum Ahmad Nukman Hamidy beserta majelis guru, Kepala Dusun, Ketua RW/RT se Pasir Rambah, Orang tua murid, dan 500 umat Islam lainnya. Acara perpisahan diisi dengan berbagai kegiatan, yang ditampilkan santri MDTA Darul Ulum secara kereatif dan atraktif, penampilan da’i cilik, peraktek wudhu’, rebana, qasidah, pemberian hadiah lomba-lomba yang ditaja sebelumnya, dan lain sebagainya. Ahmad Supardi Hasibuan, dalam tausiyahnya menyampaikan rasa terima kasihnya atas peran serta MDTA Darul Ulum, dalam membina dan menciptakan kader umat dan kader bangsa di masa datang. 83 orang anak-anak kita yang belajar di MDTA ini adalah kader-kader terbaik, yang kelak akan melanjutkan perjuangan kita dalam mengembangkan agama Islam, tegasnya. Ahmad Supardi juga berharap, agar umat Islam dapat meneladani apa yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa Isra’ Mi’raj. Nabi berjalan dari masjid ke masjid. Olehnya, hendaknya juga umat Islam dapat berjalan dari masjid ke masjid atau menautkan hati dalam masjid. Masjid adalah pusat ibadah dan pusat pembinaan umat. Sejarah mencatat bahwa tentara umat Islam dibina dan digembleng dalam masjid. Masjid dijadikan tempat menimba ilmu pengetahuan dan mencetak kader-kader ulama handal. Masjid adalah central utama pembinaan umat Islam, tegas Ahmad Supardi. Ahmad Supardi Hasibuan, mengingatkan umat akan pentingnya ibadah sholat. Sholat adalah satu-satunya ibadah yang dijemput dan diterima secara langsung oleh Nabi Muhammad SAW dari Allah SWT. Sedangkan ibadah yang lainnya, diterima oleh Nabi melalui perantaraan malaikat Jibril. Begitu pentingnya sholat dalam kehidupan umat Islam. Oleh karenanya jangan sampai bolong dan apalagi tinggal sama sekali, tegas Ahmad Supardi.***(Ash)