0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Rohul : Atasi Kenakalan Remaja Dengan Peran Keluarga

Ringkasan: ROKAN HULU (HUMAS) Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa untuk mengatasi kenakalan-kenakalan remaja yang marak akhir-akhir ini, seperti geng motor, narkoba, prostitusi, pekat, dan segala macamnya, maka diperlukan peran keluarga, sebab keluarga adalah wadah terdekat d...
ROKAN HULU (HUMAS) Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa untuk mengatasi kenakalan-kenakalan remaja yang marak akhir-akhir ini, seperti geng motor, narkoba, prostitusi, pekat, dan segala macamnya, maka diperlukan peran keluarga, sebab keluarga adalah wadah terdekat dari anak-anak remaja kita. Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul ketika memberikan sambutan pengarahan sekaligus membuka secara resmi Diklat Ditempat Kerja (DDTK) Pembina Keluarga Sakinah di Lingkungan Kantor Kemenag Rohul, Kamis (8/11/2012) bertempat di aula Kemenag Rohul, Pasir Pengaraian. Kegiatan ini diikuti sebanyak 40 orang peserta yang terdiri dari pejabat Kemenag, Kepala KUA, Penghulu dan Penyuluh Agama se Rohul. Kegiatan dilaksanakan selama 4 hari dari tanggal 8 sampai dengan 11 Nopember 2012, kerjasama antara Kemenag Rohul dengan Balai Diklat Keagamaan Padang. Kakan Kemenag Rohul lebih lanjut menyatakan, bahwa untuk mengatasi kenakalan remaja secara prepentif maka peran keluarga sangat menentukan. Keluarga, baik ayah, ibu maupun anggota keluarga yang lain, mengontrol anak-anaknya ataupun adek-adeknya, sehingga tidak terjerumus ke lembah kesesatan. Untuk itulah maka perhatian Kementerian Agama ke depan, sudah harus lebih banyak diarahkan untuk mengurusi keluarga, sebab keluarga adalah lahan besar yang harus diurus dengan perhatian serius, tegasnya. Menurutnya, perhatian Kementerian Agama pada keluarga-keluarga harus lebih tinggi dibandingkan dengan perhatian kita untuk mengurus jamaah haji. Tapi bukan berarti kita tidak mengurus jamaah haji, mereka tetap kita urus dan kita berikan pelayanan sesuai standar yang berlaku, tegasnya. Kakan Kemenag juga berharap agar peningkatan kualitas keluarga ini menjadi perhatian semua pihak. Bukan hanya oleh Kementerian Agama, tetapi juga oleh Pemerintah Daerah melalui Satker-Satker di bawahnya. (Ash).