ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa alumni madrasah pada semua tingkatan pendidikan, tidak ada satupun yang jadi pengangguran, sebab alumni madrasah memiliki keterampilan untuk hidup di dunia dan di akhirat.
Dikatakannya, alumni madrasah memiliki lapangan kerja yang sangat luas di masyarakat, seperti menjadi tokoh agama, guru mengaji, mengajar di madrasah, menjadi Imam masjid, pengurus dan aktifis masjid, ghorim masjid, penceramah agama, tokoh pendidikan, dan lain sebagainya.
Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul, ketika menghadiri acara perpisahan dan penyerahan kembali siswa/i kepada orang tua murid yang ditaja oleh MAN Pasir Pengaraian, Selasa (29/4/2014) bertempat di kampus MAN Pasir Pengaraian.
Acara perpisahan tersebut, dihadiri oleh Bupati Rohul Drs H Achmad MSi, Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, tokoh masyarakat Rohul Ketua FPI Yulihesman SAg, tokoh pendiri MAN Pasir Pengaraian H Syafri SAg MPd, Ketua Muhammadiyah Rohul Akhiruddin Nasution SAg.
Hadir juga Kapolsek Rambah Syamsul Bahri, Kades Boter H Ahadin, Kepala MAN Pasir Pengaraian Dewi Sami Wardani SPd, Seniman Rohul Udin Sedunia, aktifis partai politik Samarita, Tokoh pendidikan Syafri Umar SAg, para orang tua murid, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, majelis guru, dan siswa/i MAN Pasir Pengaraian.
Acara perpisahan tersebut berjalan sangat meriah, penuh haru, dan diwarnai deraian air mata sedih dan bahagia, ditambah dengan peluk haru, antara murid dengan guru, antara guru dengan orang tua murid, antara murid dengan murid yang lainnya.
Namun demikian, Ahmad Supardi Hasibuan berharap, agar 86 alumni MAN Pasir Pengaraian tahun ini, seratus persen dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, jangan sampai berfikir tamat MAN langsung kawin, sebab pendidikan setingkat MA dan atau SMU tidak cocok lagi dengan perkembangan zaman.
Dahulu tahun 80 an, alumni MA dan atau SMU saja sudah cukup untuk bersaing dalam kehidupan, namun untuk tahun 2000 an, tamatan MA atau SMU sudah tidak cukup lagi, tetapi butuh pendidikan lebih yaitu setingkat Strata Satu (S1) dan bahkan lebihg dari itu lagi, jelas Ahmad Supardi.***(Ash)