Rokan Hulu (Inmas) - Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Rohul, yang juga Ketua LPTQ Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa ada peningkatan kualitas pada beberapa cabang MTQ yang dipertandingkan, namun demikian ada beberapa cabang yang kurang pesertanya, terutama di cabang Tahfiz Alquran.
Oleh karena itu, Ahmad Supardi Hasibuan mengakui pasca MTQ Rohul ditutup, diperkirakan satu pekan kemudian, qori dan qoriah, Hafidz Hafidzhah, Khaththath Khaththathah, Regu Fahmil Quran,m dan Regu Syarhil Quran, yang meraih juara satu dan juara dua, akan diberi kesempatan untuk mengikuti Training Centre (TC) yang akan dipusatkan di Masjid Agung Nasional Islamic Centre, Pasir Pengaraian..
Ia menerangkan, bila Qori dan Qoriah, Hafidz Hafidzhah, Khaththath Khaththathah, Regu Fahmil Quran,m dan Regu Syarhil Quran, Rohul bisa latihan satu bulan penuh, tentu hal itu akan membuat kafilah Rohul lebih baik dan persiapan maksimal menghadapi MTQ tingkat Provinsi Riau.
Ahmad Supardi lebih lanjut menyatakan bahwa dari semua pemenang tersebut, yang akan menjalani TC, LPTQ Rohul akan menyiiapkan 44 Qori dan Qoriah, Hafidz Hafidzhah, Khaththath Khaththathah, Regu Fahmil Quran dan Regu Syarhil Quran, untuk menghadapi MTQ Riau 2016 di kota Pekanbaru, dengan target juara umum alias mempertahankan gelar.
Camat Rambah Arie Gunadi berterima kasih seluruh kafilah Rambah bisa mempertahankan gelar juara umum kelima kalinya di MTQ di tingkat kabupaten. Arie mengakui pihaknya sudah serius mengurus kafilah, dengan tujuan membawa harum nama Rohul dan Riau pada MTQ tingkat provinsi atau MTQ tingkat nasional.
Dia mengatakan bila pada 2017 mendatang Kecamatan Rambah bisa meraih juara umum lagi, maka Kecamatan Rambah akan memecahkan rekor sebagai juara umum tiga kali berturut-turut, dan akan mendapatkan piala tetap.
"Qori dan qoriah yang kita turunkan benar-benar yang sudah maksimal. Karena pelaksanaan mendadak, makanya tidak ada dilakukan TC. Jadi yang benar-benar maksimal," jelas Arie.
Terlepas itu, soal juara pertama Pawai Taaruf MTQ, Arie mengakui masalah itu karena berkat kekompakan seluruh masyarakat Rambah saat meramaikan pawai, apalagi icon Rohul, yakni Masjid Agung berada di Kecamatan Rambah. *Ash*