Kakan Kemenag Rohul : 368 Paspor JCH Rohul Siap
Ringkasan:
ROKAN HULU (HUMAS) 368 dari 407 paspor JCH Kab Rohul telah telah siap diterbitkan oleh Kantor Imigrasi Pekanbaru dan telah diterima oleh Kantor Kemenag Kab Rohul. 368 paspor ini telah diperiksa di Kantor Kemenag Rohul dan juga telah diserahkan ke Bidang Penyelenggaraan Haji Kanwil Kemenag Prov Riau...
ROKAN HULU (HUMAS) 368 dari 407 paspor JCH Kab Rohul telah telah siap diterbitkan oleh Kantor Imigrasi Pekanbaru dan telah diterima oleh Kantor Kemenag Kab Rohul. 368 paspor ini telah diperiksa di Kantor Kemenag Rohul dan juga telah diserahkan ke Bidang Penyelenggaraan Haji Kanwil Kemenag Prov Riau untuk selanjutnya dibawa ke Kantor Kedutaan besar Arab Saudi di Jakarta untuk divisa.
Jika proses pemvisaan telah selesai, maka pasport tersebut akan dikembalikan kembali ke Rohul, untuk pada saatnya nanti diserahkan kepada JCH Rohul ketika hendak berangkat menunaikan ibadah haji.
Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA di kantornya Jalan Ikhlas Kompleks Perkantoran Pemda, Selasa (24/7).
Dikatakannya, masih ada 39 pasport lagi yang belum selesai dikarenakan JCH yang bersangkutan belum mengikuti proses pembuatan paspor beberapa waktu yang lalu dikarenakan beberapa alasan, ada yang sakit, dan ada yang tidak sempat. Sekarang mereka menunggu waktu pembuatan paspor dari Kantor Imigrasi Pekanbaru. Namun demikian, diharapkan akhir bulan ini semuanya dapat diselesaikan.
Perlu saya tambahkan bahwa semua JCH telah siap untuk berangkat haji tahun ini sebab semua JCH telah selesai melaksanakan pra manasik haji. Tinggal sekarang menunggu waktu pelunasan yang masih menunggu waktu yang akan ditetapkan Menteri Agama.
Waktu pelunasan ini saya kira tak lama lagi, sebab waktu pemberangkatan haji, tinggal dua bulan lagi. Kloter pertama Embarkasi Batam akan diberangkatkan tanggal 21 September 2012. Oleh karena itu, semua JCH supaya menyiapkan dana pelunasan, yang biayanya tahun ini sekitar Rp 32 juta. Setoran awal sudah ada Rp 20 juta dan tinggal melunasi 12 juta lagi, jelas Ahmad Supardi Hasibuan. (Ash).