0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Rohul : 14 Ponpes Memerlukan Alat Kesehatan

Ringkasan: Rokan Hulu (Humas)- Kepala Kantor Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA menyatakan bahwa 14 Pondok Pesantren yang ada di lingkungan Kemenag Rohul memerlukan alat kesehatan. Untuk itu, Ahmad berharap agar bantuan alat kesehatan yang diberikan kepada dua pondok pesatren, juga diberikan kepada...
Rokan Hulu (Humas)- Kepala Kantor Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA menyatakan bahwa 14 Pondok Pesantren yang ada di lingkungan Kemenag Rohul memerlukan alat kesehatan. Untuk itu, Ahmad berharap agar bantuan alat kesehatan yang diberikan kepada dua pondok pesatren, juga diberikan kepada pondok pesantren lainnya. Menurut Ahmad Supardi bahwa tahun ini Dinas Kesehatan Rohul memberikan alat kesehatan kepada Ponpes Al-Kahfi Bangun Purba dan An-Nabawiyah Rokan IV Koto. Hal ini dimaksudkan untuk peningkatkan taraf kesehatan siswa dan masyarakat. Informasi Kadiskes Rokan Hulu, Dr H Wildan Asfan Hasibuan M.Kes mengatakan, bahwa bantuan yang diberikan tersebut untuk melengkapi peralatan kesehatan di pos Kesehatan di dua fasilitas pendidikan agama, yakni Ponpes An Nabawiyah di Kecamatan Rokan IV Koto, dan Ponpes Alkahfi di Kecamatan Bangun Purba. "Kita juga bantu peralatan kesehatan untuk melengkapi pos kesehatan di Puskesmas Rokan IV Koto dan Bangunpurba," terang Wildan kepada wartawan di Pasirpengaraian, Kamis (26/7/2012). Jelas Wildan lagi, bahwa bantuan 50 item alat kesehatan yang diberikan kepada dua Ponpes dan Puskesmas, meliputi alat ukur, check tensi meter, tempat tidur, obat-obatan generik, dan lainnya. Bantuan bagi Ponpes akan dijadikan contoh bagi pesantren lain agar memiliki sarana kesehatan bagi siswanya. "Untuk pondok pesantren saat ini, masih kurang seperti ketersediaan water closed (WC), air bersih, dan dapur pesantren, sehingga diharapkan tidak lagi terjadi keracunan makanan," kata Wildan. Dan agar Pos kesehatan di Ponpes berjalan sesuai harapan, kata Wildan, siswa dan guru dalam waktu dekat akan dilatih Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) untuk penanganan dini untuk penyakit-penyakit ringan di kalangan siswa. "Bantuan yang diberikan ke Puskesmas, dalam upaya meningkatkan pelayanan dan melengkapi alat kesehatan kerja. Untuk itu tidak alasan lagi masyarakat berobat keluar daerahnya," ucap Wildan. (RHN/Ash).