0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Rohil sampaikan Khutbah Idul Adha 1437 H di arena MTQ Batu 6 Bagansiapiapi

Ringkasan: Rokan Hilir (Inmas)- Kepala Kankemenag Kab. Rokan Hilir H. Agustiar bertindak sebagai Khatib pada pelaksanaan Sholat Idul Adha 1437 H/ 2016 M di lapangan arena MTQ Batu 6 Bagansiapiapi, Senin (12/09). Dalam khutbahnya H. Agustiar menyampaikan bahwa pada hari ini umat Islam sedunia mengenang peristiw...

Rokan Hilir (Inmas)- Kepala Kankemenag Kab. Rokan Hilir H. Agustiar bertindak sebagai Khatib pada pelaksanaan Sholat Idul Adha 1437 H/ 2016 M di lapangan arena MTQ Batu 6 Bagansiapiapi, Senin (12/09).

Dalam khutbahnya H. Agustiar menyampaikan bahwa pada hari ini umat Islam sedunia mengenang peristiwa sejarah agung yang melibatkan sebuah keluarga dengan 3 tokoh besar, 2 orang Rasul Allah dan seorang ibu yang akan tetap dikenang sepanjang zaman yaitu Nabi Ibrahami As, Nabi Ismail As, dan Siti Hajar, yang telah memberikan keteladanan yang amat agung untuk dikenang dan diikuti langkahnya oleh umat Islam diseluruh dunia.

Keteguhan Nabi Ibrahim AS, Nabi Ismail AS dan Siti Hajar dalam melaksanakan perintah Allah SWT menjadi cermin bagi kita semua, betapa beliau telah sanggup dan rela berkurban apa saja demi mendapat ridha Allah SWT. Hal ini patutlah kita warisi, sebagaimana telah diwarisi sikap tersebut oleh para pejuang syuhada bangsa, pendahulu kita, yang telah mewarisi jejak Nabi Ibrahim AS, Nabi Ismail AS dan Siti Hajar.

Khatib mengajak seluruh umat muslim khususnya di Kabupaten Rokan Hilir ini untuk menjadikan perayaan Hari Raya Idul Adha tahun ini sebagai momentum untuk saling berbagi. "Bagi kita yang diberi rejeki berlebih, hendaknya melaksanakan penyembelihan hewan kurban yang dagingnya diberikan kepada mereka yang berhak menerimanya sebagai pernyataan rasa solidaritas dan kepedulian sosial terhadap sesama, terutama bagi fakir miskin dan kurang mampu," ungkap H. Agus

"Oleh karena itu nilai-nilai yang terkandung dalam ibadah haji dan qurban harus kita implementasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dengan haji kita diingatkan bahwa kita semua kecil dihadapan Allaah. Dan dengan qurban kita dingatkan bahwa keberadaan kita di muka bumi ini mempunyai ketergantungan antara satu dengan lainnya. Karena itu, mari saling berbagi menuju terwujudnya kesejahteraan bersama." (Nsh)