Rokan Hilir (Inmas) – Pagi Selasa,
16 Mei 2017 pukul 09.00 WIB Pembukaan Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga
Madrasah (AKSIOMA) tingkat Madrasah Tsanawiyah
(MTs) se- Kabupaten Rokan Hilir yang siwa/siswinya telah meraih juara satu pada
AKSIOMA tingkat KKM dengan jumlah 15 Madrasah, secara resmi di buka
pelaksanaannya oleh Kepala Kemenag Kabupaten Rokan Hilir H. Agustiar, S.Ag.
Pembukaan AKSIOMA MTs 2017 Se Kabupaten Rokan Hilir dilaksanakan di MTs
As-Syakirin Kampus II Bangko Lestari Kecamatan Bangko Pusako diikuti seluruh peserta
dari berbagai cabang yang di pertandingkan sesuai panduan panitia Aksioma
Kabupaten Rokan Hilir.
Pembukaan Aksioma 2017 ini di hadiri Wakil Ketua DPRD Rokan
Hilir Fraksi PKB Syarifudin dan beberapa anggota DPRD lainnya, Kepala UPTD BPS
mewakili, Koramil, Kapolsek, Camat Bangko Pusako H. Sukirman, Kasi Pendidikan
Madrasah Drs. H. Naini M.Pd.I, Plt Kepala KUA Bangko Pusako, Pengawas Madrasah
Amiruddin, S.Pd.I, M.Pd.I, Kepala-kepala MTs peserta Aksioma, Para Official,
Majlis guru MTs, tokoh masyarakat, tokoh agama dan banyak lagi undangan yang
lain dan sehingga pelaksanaan pembukaan ini terasa kental kebersamaan antar
madrasah yang ada di lingkungan Kantor Kemenag Rokan Hilir.
Ketua pelaksana Aksioma MTs 2017
Mufti Mendofa, M.Pd.I saat memberi sambutan menuturkan, di Kementerian Agama
ada 2 ajang kompetis. Satu, KSM yang dilaksanakan setahun sekali dan dua,
Aksioma yang dilaksanakan dua tahun sekali.
“kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan memotivasi belajar
siswa dalam meningkatkan prestasi akademik dan non akademik. Mereka juga bisa
belajar bersaing secara sehat dan madrasah juga bisa berkompetisi dengan yang
lainnya,” ujar Mufti.
Lebih lanjut Mufti menjelaskan, Aksioma
kali ini diikuti 84 peserta dari 15 MTs dari 7 KKM. Sementara perlombaan yang
akan diikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Pidato Bahasa Arab, Tenis Meja,
Badminton, Haligrafi, Hadrah dan Tahfidhul Quran.
“tempat untuk berlangsungnya
perlombaan di MTs As-Syakirin Kampus II, sementara untuk menginap peserta
selama mengikuti kompetisi di MTs As-Syakirin Kampus I, jarak aantara Kampus I
dengan Kampus II kurang lebih 2,5 Km. Kami sediakan bus yayasan untuk antar
jemput peserta Aksioma,” pungkasnya.
Sementara itu Wakil ketua DPRD
Rokan Hilir Sarifudin menjelaskan, madrasah sekarang sudah sepadan dengan
sekolah bahkan dibeberapa madrasah prestasinya bisa mengungguli sekolah yang
berada dibawah naungan Dinasa Pendidikan.
“jangan lagi masuk madrasah sebagai alternatif karena
tidak diterima disekolah umum. Sekarang masuk madrasah harus menjadi tujuan
utama. Terutama terkait dengan akhlak generasi bangsa. Belakangan ini sudah
banyak terjerumus kedalam dunia hitam, narkoba, minuman keras. Dan hanya
pesantren dan madrasahlah dalam pandangan saya yang mampu menjawab persoalan
itu,” tegas anggota DPRD Rohil Fraksi PKB ini.
Rangkaian acara Pembukan Aksioma MTs 2017 Se Kab. Rokan
Hilir ini juga diisi dengan berbagai atraksi yang ditunjukan perguruan pencak
silat Tapak Suci MTs KKM V yang diketuai Mufti Mendofa. Seperti melompati
kobaran api, digilas dengan sepeda motor yang ditunggangi 2 orang, berkelahi
dengan menggunakan senjata dan mematahkan balok batako susun 2 oleh pesilat
perempuan. Sudah barang tentu atraksi yang dipertunjukan ini menarik perhatian
para pengunjung bahkan tamu undangan VIP pun turut melihat dengan decak kagum.
Selanjutnya sambutan Camat Bangko Pusako yang diwakili
Kepala UPTD BPS H. Sukirman. Dalam sambutannya H. Sukirman menyampaikan
permohonan dan salam Camat Bangko Pusako tidak bisa hadir karena ada rapat di
Kantor Bupati. Juga beliau menyampaikan tentang waktu libur yang telah
ditentukan oleh Dinas Pendidikan Kab. Rokan Hilir.
Saat membuka dan memberikan
sambutan Kakan Kemenag Rokan Hilir menyampaikan tujuan dilaksanakannya kegiatan
ini sebagai upaya untuk mencari bibit potensial para peserta didik, dalam
bidang seni dan olahraga dikalangan pelajar Madrasah Tsanawiyah.
"Bertandinglah sesuai
kemampuan namun harus percaya diri dan berkeyakinan untuk menjadi sang juara,
kalau tidak serius dan hanya sekedar tampil saja tentu hasilnya pun biasa
saja," ucapnya.
Lebih lanjut H. Agustiar berharap dengan
adanya kegiatan ini bisa menumbuh kembangkan bakat dan kemampuan peserta didik,
tak hanya mengasah kemampuan siswa saja, dirinya juga berkeinginan meningkatkan
prestasi siswa Madrasah sehingga bisa bersaing di dunia seni dan olahraga
dengan Sekolah Umum.
"Berkompetisi dan berjuanglah secara
maksimal mungkin, apabila di torehkan prestasi yang lebih baik, maka akan
mengangkat eksistensi kabupaten dan juga Kementerian Agama," harapnya. (Nsh)