0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Pelalawan Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Ponpes Hidayatul Ma rifiyah

Ringkasan: Pelalawan(Kemenag) Suasana khidmat dan penuh semangat menyelimuti halaman Pondok Pesantren Hidayatul Ma rifiyah Pangkalan Kerinci Senin pagi (27/10). Puluhan santri dari berbagai pondok pesantren di Kabupaten Pelalawan berbaris rapi mengikuti Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2025.

Pelalawan(Kemenag) Suasana khidmat dan penuh semangat menyelimuti halaman Pondok Pesantren Hidayatul Ma rifiyah Pangkalan Kerinci Senin pagi (27/10). Puluhan santri dari berbagai pondok pesantren di Kabupaten Pelalawan berbaris rapi mengikuti Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2025. Upacara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Pelalawan, Syafwan, bersama jajaran pejabat Kemenag, Wakil bupati Pelalawan Husni Thamrin beserta staff, para kepala KUA, dan kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs) se-Kabupaten Pelalawan. Turut hadir juga perwakilan dari dinas pendidikan, Polres dan juga TNI.

Bertindak sebagai pembina upacara, Wakil Bupati Pelalawan Husni Thamrin, dalam amanatnya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan peringatan Hari Santri tahun ini. Ia menilai seluruh rangkaian upacara berlangsung dengan tertib, penuh makna, dan menunjukkan kedisiplinan para santri. Terutama, beliau memberikan pujian khusus kepada tim paskibraka santri yang bertugas dengan sangat baik dan menampilkan formasi yang rapi serta penuh semangat nasionalisme.

Paskibraka hari ini luar biasa. Saya merasa bangga melihat para santri tampil percaya diri dan disiplin. Karena itu, saya akan mengupayakan agar pada peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus mendatang, perwakilan dari kalangan santri bisa ikut ambil bagian sebagai anggota paskibraka di tingkat kabupaten, ujar Husni Thamrin yang disambut tepuk tangan meriah para peserta upacara.

Dalam kesempatan tersebut, suasana tampak lebih hangat ketika Wakil Bupati hadir dengan penampilan berbeda dari pejabat lainnya. Meskipun dalam instruksi seluruh tamu undangan laki-laki dianjurkan mengenakan jas berwarna hitam, Husni Thamrin justru memilih jas hijau tua. Ia beralasan, warna hijau dipilih agar selaras dengan identitas santri dan pesantren yang dikenal dengan warna khas tersebut. Saya ingin hari ini tampil seperti santri, sama-sama memakai warna hijau sebagai simbol kesederhanaan dan kedekatan dengan nilai keislaman, ujarnya dengan senyum.

Sementara itu, Kakan Kemenag Pelalawan Syafwan dalam kesempatan yang sama juga memberikan apresiasi atas suksesnya kegiatan Hari Santri Nasional tahun ini. Menurutnya, momentum Hari Santri bukan hanya seremonial, tetapi juga menjadi pengingat akan peran besar santri dalam memperjuangkan dan menjaga kemerdekaan Indonesia. Ia menilai semangat itu harus terus diwariskan kepada generasi muda melalui kegiatan positif di lingkungan pesantren.

Syafwan juga menyinggung kegiatan gerak jalan santai yang digelar Minggu (26/10), sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri 2025. Ia menyebut kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kebugaran dan kebersamaan, tetapi juga sarana memperkuat solidaritas antar pesantren di Pelalawan. Kegiatan seperti ini sangat baik untuk membangun semangat kekeluargaan dan nasionalisme di kalangan santri. Kemenag akan terus mendukung program-program positif yang lahir dari pesantren, tuturnya.

Upacara peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Ponpes Hidayatul Ma rifiyah ditutup dengan doa bersama dan foto bersama para tamu undangan, pejabat, dan para santri. 

Mengusung tema Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia , peringatan Hari Santri 2025 di Kabupaten Pelalawan diharapkan menjadi momentum refleksi bagi seluruh santri untuk terus berkontribusi dalam pembangunan bangsa. Kakan Kemenag menegaskan, pihaknya akan terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan pesantren serta memperkuat peran santri dalam menciptakan generasi yang religius, berkarakter, dan berdaya saing global.(dbs)