Pelalawan (inmas). Bertempat di lapangan Gedung Daerah
Mangkudiraja Komplek Perkantoran Bhakti Praja sebanyak 1164 siswa dari 25
lembaga Raudhatul Athfal (RA) dan 2 TK se Kabupaten Pelalawan dengan tampak
bersemangat mengikuti peragaan Manasik Haji, Kamis pagi(25/8). Acara dihadiri
Oleh Kakan Kemenag Pelalawan H. Muhammad Rais, S.Ag, Kepala Dinas Pendidikan
Kabupaten Pelalawan Drs. H. Syafrudin,SH. Kapolres Pelalawa, Ketua KKM Kabupaten
Pelalawan H. Muhammad, S.Ag, Waspendais Kemeneag Pelalawan H. Syafruddin, S.Ag,
Kepala MTsN Pangkalan Kerinci Nuryaningsih, S.Pd, Ketua DW Kemenag Pelalawan
Rahma Deli, S.Pd serta Perawakilan dari Kepala TK/PAUD.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Ikatan Guru Raudhatul Athfal
(IGRA) Kabupaten Pelalawan ini mengangkat tema “Melalui
Peragaan Manasik Haji Anak RA, Kita wujudkan Nilai-Nilai Islami dan Pengenalan
Tata Ibadah Haji Sejak Dini”. Di bawah binaan IGRA Kabupaten
Pelalawan bersama-sama panitia Kegiatan Manasik Haji Massal Anak Didik RA Se
Kabupaten Pelalawan ke VII berlangsung Sukses dan Meriah.
Acara dimulai pada pukul 9.00 WIB yang diawali dengan Laporan
Oleh Ketua IGRA Sekaligus Ketua Panitia Jumadi, Amk, sealnjutnya pembacaan doa
oleh Ketua KKM (Kelompok Kerja Madrasah) Kabupaten Pelalawan H. Muhammad, S.Ag kemudian
sambutan oleh Kakan Kemenag Kabupaten Pelalawan H. Muhammad Rais, S.Ag
Selepas rangkaian pembukaan acara dilanjutkan dengan pelepasan
peserta manasik haji masal siswa RA per kloter oleh tamu yang hadir yakni
berturut-turut oleh Kepala Dinas
Pendidikan Kab. Pelalawan, Kakan Kemenag Pelalawan, Kapolres Pelalawan, Ketua
KKM.
“Dalam laporan Ketua Panitia mengungkapkan bahwa pelaksanaan
Kegiatan ini melibatkan 25 RA dan 2 TK Â dengan peserta 1164 Siswa se Kabupaten
Pelalawan. Jumadi, Amk menambahkan bahwa pemahaman masyarakat  bahkan instansi lintas sektoral juga masih
terdapat beda pandangan tentang keberadaan RA sehingga RA masih dinomor 2 kan.untuk
itu diperlukan sinergi antara kemenag dan dinas Pendidikan. Ujarnya memberikan
laporan
Dalam sambutannya Kakan Kemenag Pelalawan menyampaikan ucapan
terima kasih kepada IGRA Kabupaten Pelalawan yang telah menyelenggarakan
Kegiatan yang sangat besar ini, untuk kabupaten Pelalawan hanya 2 organisasi
yang bisa mengadakan kegiatan dengan peserta sebanyak ini yakni RA dan TK dan
ini menjadi Agenda Tahunan ini sangat luar biasa, Tutur beliau mengapresiasi
 Ini kegiatan positif
sebab penanaman sejak dini tentang rukun Islam yang ke 5, kemudian nantinya
anak memahami apabila ada ayah dan ibunya naik haji jadi tidak canggung lagi. “
Ujar beliau menambahkan
Dan perlu diketahui oleh Masyarakat bahwa berdasarkan Survei Indonesia
adalah Negara Terbaik Penyelanggaraan Ibadah Hajinya diikjuti oleh Malaysia dan
Turki, dimana yang menjadi penilaiannya adalah Jemaah Haji Indonesia Mudah
tertib, sudah tentu pembelajaran Manasik Haji sejak Usia Dini  anak-anak kita tentang tertib beribadah sesuai
Rukun dan Syaratnya kelak mereka Naik Haji sudah tidak canggung. “ Tutup beliau
Â
Tampak anak-anak bersemangat sambil mengenakan pakaian ihrom
bagi siswa laki-laki sementara baju putih bagi siswa perempuan dengan antusias
mereka mengikuti semua tahapan simulasi ibadah haji, misalnya melakukan tawaf mengelilingi
Ka’bah, sai atau berlari-lari kecil, melalui terowongan Mina dan melontar
jumrah, meminum air zam-zam.Hingga Tahalul.
Dalam pelaksanaan manasik haji tersebut, sebanyak1164 anak-anak
dibimbing langsung oleh panitia dari IGRA, yang bertindak sebagai mentor,
dibantu oleh guru-guru RA yang ikut berpartispasi. Menurut ketua Panitia
Jumadi, Amk peragaan Manasik Haji ini bertujuan untuk menanamkan ketakwaan dan
keimanan sejak dini, selain itu juga untuk lebih mengoptimalkan ilmu yang telah
mereka dapat Sekolah. “Anak-anak tidak hanya menghapal doa-doa tetapi agar
dapat lebih memahami tahapan praktek ibadah haji,” ujarnya.
Sementara itu, para orang tua siswa juga nampak semangat
mengantar anaknya untuk mengikuti kegiatan ini. Menurut salah satu orang tua
siswa yang ditemui humas mengungkapkan kegiatan tersebut sangat baik terutama
bagi anak usia dini. Menurutnya, anak jadi bisa memahami mengenai tata cara
beribadah haji sejak masih kecil sehingga akan sangat bermafaat jika kelak
dewasa.” Tuturnya penuh semangat. (AA)