0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Pantau Pelaksanaan UN MI

Ringkasan: Pelalawan (Inmas) - Pelaksanaan UN MTs/SMP di Kabupaten Pelalawan hari pertama Hingga hari Terakhir (15 s.d 17 Mei). Kakan Kemenag Pelalawan H. Muhammad Rais, S.Ag, M.Pd.I yang didampingi Kasi Pendis Dr. Edi Iskandar, M.Pd, dan beberapa Tim dari Pendis melakukan monitoring di beberapa MI di Kabupate...

Pelalawan (Inmas) - Pelaksanaan UN MTs/SMP di Kabupaten Pelalawan hari pertama Hingga hari Terakhir (15 s.d 17 Mei). Kakan Kemenag Pelalawan H. Muhammad Rais, S.Ag, M.Pd.I yang didampingi Kasi Pendis Dr. Edi Iskandar, M.Pd, dan beberapa Tim dari Pendis melakukan monitoring di beberapa MI di Kabupaten Pelalawan salah satunya MI Darun Nafis yang terdapat di Kecamatan Pangkalan Kerinci. 

Dalam realese-nya Ka.Kankemenag Pelalawan menekankan bahwa pelaksanaan UN untuk semua tingkatan pada tahun 2017 bukan hanya sekedar lulus dan nilai bagus, namun UN merupakan salah satu momentum untuk menyiapkan generasi yang cerdas dan berakhlak mulia sejalan dengan program Pemerintah saat ini, yaitu revolusi mental. Untuk itu moto ujian nasional tahun ini adalah prestasi penting, Jujur yang Utama. 

Ka. Kankemenag Pelalawan mengapresiasi pelaksanaan Ujian Nasional tingkat seluruh Tingkatan Madrasah di Kabupaten Pelalawan telah berjalan lancar. 

"Ini berkat kerjasama semua pihak, kita juga menerapkan pola kejujuran nilai utama tanpa menyampingkan prestasi,” ujar beliau

Pelalawan menargetkan tingkat kelulusan UN Madrasah tahun 2017 mencapai 100 %. Untuk tingkat MI diikuti 104 orang siswa dari 5 MI yang ada. Jumlah ini lebih meningkat dari tahun sebelumnya. Adanya peningkatan peserta UN MI Pelalawan ini merupakan indikasi tingkat penyerapan siswa-siswi di Madrasah semakin meningkat dan ini tentu ada efek pada peningkatan Angka Partisipasi Murni (APM) maupun Angka Partisipasi Kasar (APK). 

Hal senada disampaikan Kasi pendis Dr. Edi Iskandar, “Peningkatan APM dan APK ini setidaknya dipengaruhi oleh tiga faktor, yaitu peningkatan ekonomi masyarakat, pelayanan pendidikan oleh pemerintah dan yang terpenting adanya kepercayaan kepada masyarakat yang semakin meningkat, sesuai moto Kementerian Agama yaitu Madrasah lebih baik, lebih baik madrasah.” (AA/nvm)