Rokan Hilir (inmas) - Hari ini Selasa, 18 April 2017, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir H. Agustiar, S. Ag beserta tim melaksanakan memonitor kegiatan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) Tahun Pelajaran 2016/2017 di MTs Al-Imran Nurul Yaqin, Tanjung Medan Utara Kec. Tanjung Madan.
Sehari sebelumnya Senin (17/4) Kakan Kemwnag juga melaksanakan monitoring kegiatan UAMBN di MTs Negeri Ujung Tanjung Kec. Tanah Putih. Beliau berharap panitia dan peserta UAMBN tetap menjaga integritas pelaksanaan ujian.
Kedatangan Kakan Kemenag Rohil di MTs Negeri Ujung Tanjung ini langsung disambut Kepala Madrasah Agustami, A. Ag beserta panitia penyelenggara ujian. Beliau langsung meninjau kegiatan UAMBN dan mengadakan monitoring baik dari Kepanitiaan maupun kesiapan peserta ujian. Pelaksanaan UAMBN di MTs Negeri Ujung Tanjung berjalan lancar dan tidak ada kendala yang mengganggu konsentrasi peserta. Beliau meninjau beberapa lokasi tempat pelaksanaan UAMBN yang terdiri dari 11 ruang. Peserta UAMBN MTs Negeri Ujung Tanjung sendiri terdiri dari 219 siswadan yang hadir 218 orang. Sementara 1 siswa tidak mengikuti dan akan ikut pada waktu susulan.
Untuk mengevaluasi kegiatan, selain mewancarai Kepala Madrasah, beliau juga memberikan instrumen monitoring untuk diisi oleh Kepala Madrasah. Selaku Kepala Madrasah Agustami, S. Ag mengungkapkan bahwa MTs Negeri Ujung Tanjung telah mempersiapkan UAMBN sejak lama, dan bahkan untuk membekali peserta pihak madrasah mengadakan latihan-latihan. Harapan beliau UAMBN tahun ini akan sukses, baik sukses administrasi, sukses pelaksanaan, dan sukses hasil. Sistem pengawasan ruang UAMBN adalah silang antar madrasah se-KKM MTsN Ujung Tanjung yang terdiri dari 6 MTs.
Sementara hari kedua ini Kakan Kemenag melakukan monev di MTs Al-Imran Nurul Yaqin Tanjung Medan Utara Kec. Tanjung Medan. Mts ini berdiri pada tahun 2007. Dari umurnya yang sudah terbilang lama ini telah menamatkan ratusan alumni. Siswa/siswi yang mengikuti UAMBN TP. 2016-2017 ini sejumlah 66 orang dengan jumlah putra 28 orang dan putri 38. Mayoritas siswa MTs ini setelah tamat melanjutkan ke jenjang SLTA. Apalagi di Yayasan Al-Imran Nurul Yaqin ini terdapat Madrasah Aliyahnya. Sehingga bagi siswa yang tidak mampu melanjutkan keluar daerah, bisa melanjutkan di MA yang ada di Yayasan itu sendiri. (nsh)