0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Meranti Menghadiri perpisahan siswa MAN 2 Kepulauan Meranti yang ditaja selurunya oleh siswa kelas XII MAN 2 Kepulauan Meranti

Ringkasan: Kakan Kemenag Kepulauan Meranti H.Darwison M.A, Menghadiri perpisahan siswa kelas XII MAN 2 Kepulauan Meranti di halaman MAN 2 Desa Sungai Cina Kecamatan Rangsang Barat, Acara berlangsung sangat khidmat dan yang membuat kita berbangga hati ternyata Acara Perpisahan siswa kelas XII ini dari mulai per...

Kakan Kemenag Kepulauan Meranti H.Darwison M.A, Menghadiri perpisahan siswa kelas XII MAN 2 Kepulauan Meranti di halaman MAN 2 Desa Sungai Cina Kecamatan Rangsang Barat, Acara berlangsung sangat khidmat dan yang membuat kita berbangga hati ternyata Acara Perpisahan siswa kelas XII ini dari mulai perencanaan acara, rapat pengumpulan dana hingga konsep acara seluruhnya di persiapkan oleh kelas XII itu sendiri tanpa campur tangan guru dan pihak sekolah MAN 2 Kepulauan Meranti.

Acara perpisahan ini juga dihadiri oleh Camat Rangsang Barat yang diwakili oleh Abu hasan ashari.M.M, Kapolsek Rangsang Barat yang diwakili oleh Brigadir Debi rahman , Kepala Desa Sungai Cina M.Nasir, Kepala sekolah MAN 1 Kepulauan Meranti Desisraheti.S.P.d, Kepala Sekolah MTsN 2 Kepulauan Meranti Surasman.M.P.d.i, Guru-guru MAN 2 Kepulauan Meranti,paraTokoh Agama dan tokoh Masyarakat Rangsang Barat serta Wali siswa kelas XII MAN 2 Kepulauan Meranti.

Dalam sambutan Kakan Kemenag Meranti mengatakan bahwa Madrasah-madrasah di Kepulauan Meranti saat ini telah berkembanh menjadi intitusi pendidikan yang berkualitas, ini ditandai dengan banyak siswa madrasah Kepulauan Meranti yang berhasil menjadi wakil pada Kompetisi-kompetisi ditingkat Kabupaten, Provinsi maupun Nasional

Ini semua bisa terjadi karena tenaga pendidik madrasah  saat ini adalah tenaga pendidik yang cerdas karena mustahil para siswa madrasah bisa menjadi siswa yang cerdas tanpa bimbingan dan tunjuk ajar dari para tenaga pendidik yang cerdas pula, imbuh H.Darwison.

 Berhasil atau tidaknya seorang siswa disamping dipengaruhi tenaga pendidik yang cerdas dan berkompeten, juga dipengaruhi lingkungan dan peran orang tua dirumah dalam mendidik dan mengawasi anak-anak nya.

Oleh sebab itu hendaknya para orang tua jangan sampai berlepas tangan dan menyerahkan secara anak nya kepada sekolah sepenuh nya, karena pihak sekolah hanya bisa mengawasi dan mendidik siswa hanya ketika jam sekolah, namun ketika dilingkungan masyarakat dan di rumah sangat dibutuhkan peran orang tua untuk mengawasi dan mendidik mereka, oleh karena itu hendaknya para orang tua juga terus meng update dirinya agar bisa mengikuti perkembangan zaman dan bisa mengikuti modrenenisasi sehingga bisa berperan serta dengan baik dalam mendidik anaknya dan menjadi filter kepada anaknya dari gempuran hal-hal yang merusak anak-anak generasi muda yang kelak suatu saat anak-anak ini lah yang akan menjadi pewaris dan pemimpin-pemimpin negeri ini.

Selanjutnya H. Darwison mengatakan jika igin berbasil didunia adalah dengan ilmu dan ingin berhasil di akhirat juga dengan ilmu, Oleh sebab itu Madrasah adalah tempat pendidikan umum yang paling baik, karena disamping mendidik siswa dalam ilmu dunia juga Mendidik siswa dengan ilmu akhirat.

Terakhir H.Darwison menyampaikan 3 mantra kementrian agama yang disampaikan oleh Mentri Agama Lukman Hakim Saefudin pada rakernas 2019, yaitu moderasi beragama, kebersamaan ummat dan intergrasi data, dimana dalam moderasi beragama kita harus berada ditengah-tengah sehingga tidak terjebak menjadi ektrim dan cendrung menyalahkan yang lainya, sedangkan kebersamaan ummat dalah dimana dengan kondisi Indonesia dengan masyarakat yang sangat heterogen kita bisa tetap menjadi pendingin dan pemersatu ummat agar tetap tercipta persatuan bangsa dan Negara, serta integrasi data dalam penyampaian data haruslah data yang benar dan akurat agar dapat menjadi pedoman yang benar dalam pengambilan suatu keputusan.( Tim Humas)