Kakan Kemenag Lantik Kasi Mapenda dan Kepala MAN Kampar
Ringkasan:
Kampar (Humas)- Untuk mengisi kekosongan jabatan yang ditinggalkan oleh Alm. Drs. H. Dalisar, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar, Drs H Fairus MA, Rabu (11/4) bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama melantik Drs. Muhammad Yamin yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala MAN Kampar menj...
Kampar (Humas)- Untuk mengisi kekosongan jabatan yang ditinggalkan oleh Alm. Drs. H. Dalisar, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar, Drs H Fairus MA, Rabu (11/4) bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama melantik Drs. Muhammad Yamin yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala MAN Kampar menjadi Kepala Seksi Mapenda Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar dan Muhammad Thibri, S.Ag, M.Si, guru MAN Kampar, dilantik sebagai Kepala MAN Kampar.
Dalam acara tersebut juga dilaksanakan pengambilan Sumpah terhadap delapan orang Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar dengan dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Propinsi Riau yang diwakili oleh Kabag TU, H. Saman, S.Sos, M.Si.
Dalam sambutannya Saman mengatakan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, baik kepada Allah, Negara, Atasan maupun kepada masyarakat.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar, Drs. H. Fairus, MA, menaruh harapan besar kepada Kasi Mapenda yang baru, Drs. Muhammad Yamin, untuk melanjutkan apa yang telah dilakukan oleh Alm. Drs. H. Dalisar yang memang dikenal sebagai seorang pekerja keras dan berdedikasi tinggi. Semangat dan dedikasi yang telah ditunjukkan oleh Almarhum hendaknya bisa menjadi contoh bagi semua pegawai Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar untuk memberikan karya dan pengabdian yang terbaik untuk masyarakat.
Kepada Pegawai Negeri Sipil yang diambil sumpahnya Fairus berpesan, bahwa sumpah yang diucapkan merupakan sesuatu yang sakral karena hal itu tidak hanya janji di depan negara, akan tetapi merupakan sebuah janji di hadapan Allah SWT. Oleh karena itu Fairus mengingatkan, agar sumpah ini dihayati dan selalu diingat dalam menjalankan tugas, sehingga pengambilan sumpah ini tidak hanya menjadi acara seremonial belaka, akan tetapi menjadi langkah awal untuk melahirkan aparatur negara yang profesional dan bertanggung jawab. (syam)