0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Kampar Ucapkan Selamat Atas Peraihan Adiwiyata Tingkat Nasional

Ringkasan: Kampar (Humas) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA di dampingi Kasi Pendidikan Madrasah Drs Muhammad Yamin langsung mengucapkan Selamat Kepada Kepala MTsN Model Kuok atas peraihan penghargaan Adiwiyata tingkat Nasional hari senen (23/12) di ruang kerjanya.

Kampar (Humas) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA di dampingi Kasi Pendidikan Madrasah Drs Muhammad Yamin langsung mengucapkan Selamat Kepada Kepala MTsN Model Kuok atas peraihan penghargaan Adiwiyata tingkat Nasional hari senen (23/12) di ruang kerjanya. Yang mana ide-ide yang telah di kembangkan selama ini dalam menjaga keindahan dan kebersihan di lingkungan Madrasah atau Sekolah, Akhirnya membuahkan hasil yang sangat menggembirakan.


MTsN Model Kuok ini merupakan satu-satunya Madrasah di Provinsi Riau yang mendapat penghargaan Adiwiyata tingkat Nasional. Mudah-mudahan peraihan Adiwiyata tingkat Nasional ini bisa dikembangkan lagi ketingkat Adiwiyata Mandiri. Dan Dengan Penghargaan Adiwiyata ini, hendaknya dapat memacu semangat Madrasah-Madrasah khususnya yang berada di Kab. Kampar dalam mewujudkan program Adiwiyata di setiap lingkungan Madrasah. Yang mana setiap Madrasah harus terlihat bersih, indah, nyaman dan mampu membudayakan hidup bersih dilingkungan sekolah serta menerapkan “tulis apa yang dikerjakan dan kerjakan apa yang ditulis, tegasnya.


Lebih lanjut Fairus mengatakan, Pendidikan lingkungan hidup adalah suatu proses untuk membangun dan mengembangkan sumber daya manusia yang sadar dan peduli terhadap lingkungan secara keseluruhan dengan segala permasalahan lingkungan yang ada. Pendidikan lingkungan hidup diharapkan menjadi salah satu sumber pembelajaran masyarakat, dengan memiliki pengetahuan, ketrampilan, sikap dan perilaku, motivasi serta komitmen untuk secara individu maupun secara kolektif dalam bentuk komunitas dapat memecahkan berbagai masalah lingkungan saat ini dan mencegah timbulnya masalah pencemaran dan kerusakan lingkungan yang baru.


Perubahan perilaku ke arah ramah lingkungan berdampak besar terhadap keberlanjutan pembangunan  dan lingkungan hidup. Untuk mewujudkan kesadaran tersebut bukanlah merupakan hal yang mudah karena kesadaran tidak hanya didasarkan pada pengetahuan atau pemahaman dari informasi yang diterima semata, namun kesadaran lebih berdasarkan pada kebiasaan yang terbangun, tutup Fairus. (Ags)