Kampar (Humas) – Kurikulum 2013 adalah kurikulum yang berbasis pada pengembangan kompetensi peserta didik. Keberhasilan kurikulum diartikan sebagai pencapaian kompetensi oleh seluruh peserta didik yang mengacu pada rancangan dokumen kurikulum resmi. Demikian salah satu poin yang disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA saat menutup secara resmi acara Bimbingan Tekhnis kurikulum 2013 hari senen sore (16/12) di Aula lantai IV Hotel Mona Plaza Pekanbaru.
Fairus mengatakan, Kurikulum 2013 dikembangkan dengan cara memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan perbedaan dalam kemampuan dan minat. Atas dasar prinsip perbedaan kemampuan, kurikulum ini akan meberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memiliki tingkat penguasaan di atas standar yang telah di tentukan, baik dalam sikap, keterampilan, pengetahuan maupun beragam program yang sesuai dengan minat peserta didik.
Lebih lanjut Fairus mengatakan, Kurikulum 2013 ini juga dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik berada pada posisi sentral dan aktif belajar. Oleh karena itu, peserta didik di tuntut untuk dapat menguasai kompetensi yang mengacu pada kompetensi inti dan kompetensi dasar melalui kegiatan menanya, menalar, mencoba atau melakukan eksprimen, mengolah data dan mampu mebuat kesimpulan. Pada akhirnya siswa diharapkan mengerti dan memahami tujuan pembelajaran tersebut, dan menempatkan Guru sebagai pendidik, pengajar, pembimbing, fasilitator dan mediator.
Dengan diadakannya kegiatan Bimbingan Tekhnis kurikulum 2013 ini, hendaknya para Kepala Madrasah dan Guru Madrasah yang berada dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar bisa memahami dan melaksanakan kurikulum 2013 pada tingkat satuan Pendidikan, tutup Fairus. (Ags)