0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Kampar Tinjau MTs Nurul Ikhlas Tabing

Ringkasan: Kampar (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar, Drs. H. Fairus, MA, didampingi Kasi Pendidikan Madrasah, Drs. Muhammad Yamin, meninjau perkembangan Madrasah Tsnawiyah (MTs) Nurul Ikhlas Tabing, Kec. Koto Kampar Hulu, Hari Kamis (12/02).

Kampar (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar, Drs. H. Fairus, MA, didampingi Kasi Pendidikan Madrasah, Drs. Muhammad Yamin, meninjau perkembangan Madrasah Tsnawiyah (MTs) Nurul Ikhlas Tabing, Kec. Koto Kampar Hulu, Hari Kamis (12/02).

Dalam peninjauan tersebut, Fairus memberikan apresiasi kepada Kepala MTs Nurul Ikhlas Tabing Masnida SE atas digratiskannya biaya pendidikan di Madrasah ini yang telah berlangsung selama 3 tahun.

"Hal ini sungguh luar biasa, Madrasah ini adalah madrasah swasta, yang lahir dari masyarakat, tetapi bisa bersaing dengan sekolah umum lainnya yang dibiayai oleh Pemerintah", ungkap Fairus dengan bangga.

Selain itu, Fairus juga menegaskan, "Seharusnya, yang mendapat perhatian lebih dari Pemerintah adalah madrasah-madrasah bukan sekolah umum. Karena madrasah ini lahir atas keinginan dari masyarakat itu sendiri, berbeda dengan sekolah umum yang membangunnya adalah Pemerintah. Jika Pemerintah (Pemerintah Daerah Kab. Kampar) menggratiskan biaya pendidikan hanya di sekolah umum saja, sedangkan sekolah yang dibangun oleh masyarakat tidak digratiskan, ini tentu akan menjadi tantangan baru bagi madrasah-madrasah. Padahal, murid-murid madrasah itu sendiri juga putra putri Kab. Kampar. Jika hal ini kita biarkan berlarut-larut, bisa kita bayangkan generasi kita akan jauh dari ajaran-ajaran agama Islam".

Lebih lanjut Fairus Mengungkapkan, "Kalaulah generasi muda kita jauh dari ilmu agama, tentunya pilar pertama pembangunan Kab. Kampar yakni peningkatan akhlak dan moral yang digadang-gadangkan, tidak akan tercapai. Apalagi Kab. Kampar ini dikenal dengan Negeri serambi mekkahnya Prov. Riau ini hanya tinggal namanya saja. Untuk itu, demi mewujudkan hal tersebut, seraya juga meningkatkan pelayanan pendidikan terhadap masyarakat, kita akan berusaha sekuat tenaga dalam rangka menumbuhkembangkan pendidikan agama di bumi Kampar yang kita cintai ini".

"Mari kita pompa lampu kita, lampu orang lain jangan kita matikan. Ini artinya mari kita hidupkan madrasah-madrasah dengan cara kita (walaupun dengan dana yang sangat minim), sementara sekolah orang lain jangan kita usik/ganggu. Bekerjalah dengan ikhlas semata-mata mengharapkan ridho Allah SWT. Insya Allah, segala apa yang kita lakukan ini akan bernilai ibadah," tutup Fairus penuh harap. (Ags)

*edit by novam