0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Kampar Tinjau Lokasi MI di Pasir Sialang

Ringkasan: Kampar (Humas) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA didampingi Kepala Subbag Tata Usaha H Muhammad Hakam MAg dan para rombongan lainnya meninjau lokasi pembangunan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Pasir Sialang Kec. Bangkinang hari rabu (26/03).

Kampar (Humas) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA didampingi Kepala Subbag Tata Usaha H Muhammad Hakam MAg dan para rombongan lainnya meninjau lokasi pembangunan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Pasir Sialang Kec. Bangkinang hari rabu (26/03).

 

Dalam peninjauan tersebut Fairus mengatakan, Madrasah ibtidaiyah (disingkat MI) adalah jenjang paling dasar pada pendidikan formal di Indonesia, setara dengan Sekolah Dasar, yang pengelolaannya dilakukan oleh Kementerian Agama. Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah ini ditempuh dalam waktu 6 tahun, mulai dari kelas 1 sampai kelas 6. Lulusan MI ini dapat melanjutkan pendidikan ke Madrasah Tsanawiyah atau sekolah menengah pertama.

Lebih lanju Fairus mengatakan, Kurikulum Madrasah Ibtidaiyah sama dengan kurikulum sekolah dasar, hanya saja pada MI terdapat porsi lebih banyak mengenai pendidikan Agama Islam. Selain mengajarkan mata pelajaran sebagaimana sekolah dasar, juga ditambah dengan pelajaran-pelajaran Agama Islam. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa diinginkan baginya oleh Allah kebaikan (kebahagiaan), maka Allah membekalinya dengan ilmu Agama.”

Ilmu Agama adalah pondasi yang harus  dimiliki oleh setiap orang. Ilmu agama harus ditanamkan sejak kecil agar menjadi pondasi yang kuat atau kokoh. MI ini merupakan Lembaga Pendidikan Islam (LPI) yang mengombinasikan pendidikan umum dan pendidikan agama Islam. 

Oleh karena itu, Kabupaten Kampar Sebagai daerah dengan mayoritas berpenduduk muslim ini, madrasah merupakan wujud dari kesadaran keberagamaan masyarakat akan pentingnya mempersiapkan generasi masa depan yang memiliki kompetensi dan pemahaman agama. Mudah-mudahan, dengan dibangunnya MI Pasir sialang nanti, hendaknya dapat dirasakan manfaatnya bagi seluruh masyarakat, terutama masyarakat di Kec. Bangkinang, tutup Fairus. (Ags)