0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Kampar : Seluruh Umat Muslim Dapat Melakukan Pengukuran Arah Kiblat

Ringkasan: Kampar (Humas) - Seluruh umat muslim di belahan dunia atau dimana saja berada dapat melakukan pengukuran arah kiblat. Demikian dikatakan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA di dampingi Humas Kemenag Kampar Gustika Rahman SPdI hari Jum’at (24/01) di ruang kerjanya.

Kampar (Humas) - Seluruh umat muslim di belahan dunia atau dimana saja berada dapat melakukan pengukuran arah kiblat. Demikian dikatakan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA di dampingi Humas Kemenag Kampar Gustika Rahman SPdI hari Jum’at (24/01) di ruang kerjanya.

Fairus menjelaskan, pengukuran arah kiblat ini bisa dilakukan oleh siapa saja dan dimana saja berada dalam satu tahun hanya 2 kali saja, yakni pada tanggal 28 Mei tepatnya pukul 16.16 WIB hingga 16.20 WIB dan tanggal 16 juli tepatnya pukul 16.24 WIB hingga 16.28 WIB.  Pasalnya,  pada tanggal dan pukul tersebut, matahari tepat berada di atas Ka’bah,  sehingga akurasi arah kiblat mendekati 100 persen.

lebih lanjut Fairus mengatakan,  pada saat itu, matahari tepat melintas di atas koordinat Ka’bah. Deklenasi matahari pada hari itu  adalah 21° 25’ 18” atau hampir sama dengan lintang Ka’bah 21° 25’ 20”. “Sesuai kalender, saat itu (red,28 Mei) posisi matahari tepat berada di atas Ka’bah atau sering disebut rasdhul kiblat,”. Posisi matahari diatas Ka’bah ini kata Fairus, seluruh umat muslim di belahan dunia dapat melakukan pengukuran arah kiblat. Dimana pengukuran tersebut dapat menggunakan suatu benda yakni tongkat yang berdiri tegak lurus. Pada saat pukul yang ditentukan arah bayangan tersebutlah yang menandakan arah kiblat, karena mengarah ke Mekkah. “Saat itulah waktu yang tepat mengukur arah kiblat," ungkapnya.


Ketika ditanya menganai lamanya matahari berada tepat di atas Ka’bah, Fairus mengatakan, hal tersebut tidaklah berlangsung lama yakni hanya berlangsung sekitar empat menit. Setelah itu matahari akan bergeser dan tidak tepat lagi berada di atas Ka’bah. Penentuan arah kiblat ini bukanlah hal yang baru, karena setiap tahun selalu terjadi. Hanya saja, masyarakat umum belum banyak mengetahui kapan waktu yang benar-benar tepat.


Oleh karena itu, Fairus mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan pengukuran arah kiblat saat itulah yang tepat dilakukan. “Kalau ada yang tidak yakin untuk melakukan pengukuran sendiri, dapat mengirimkan surat ke Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar  dan nanti pegawai Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar  yang akan melakukan pengukuran,” tutup nya. (Ags)