0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Kampar : Pengukuran Arah Kiblat, Hanya Untuk Rumah Ibadah Baru

Ringkasan: Kampar (Inmas) – Pengukuran arah kiblat, hanya untuk rumah ibadah (Masjid/Musholla) baru. Demikian ditegaskan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA, saat membuka acara Pendamping Takmir/Pengusrus Masjid dalam Upaya Rektifikasi Arah Kiblat Masjid di Prov.

Kampar (Inmas) – Pengukuran arah kiblat, hanya untuk rumah ibadah (Masjid/Musholla) baru. Demikian ditegaskan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA, saat membuka acara Pendamping Takmir/Pengusrus Masjid dalam Upaya Rektifikasi Arah Kiblat Masjid di Prov. Riau hari Rabu (28/10) di Aula Mini Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar.

Fairus menegaskan, Jika ada pengurus Masjid atau Musholla atau sekelompok masyarakat yang ingin mengukur arah kiblat  terhadap bangunan Masjid maupun Musholla yang sudah permanen, jangan dilakukan pengukuran. Hal ini harus menjadi perhatian kita bersama, mengingat pengukuran arah kiblat ini sangat sensitive, yang kalau kita salah-salah mengukur, ini akan menjadi polemik atau permasahan yang pada akhirnya akan melahirkan suatu pertikaian atau perpecahan antara sesama ummat.

Oleh karena itu, ambillah ilmu ini, arif dan bijaklah dalam mempergunakannya, dan jangan di coba-coba ilmu ini di praktekkan di Masjid atau Musholla yang sudah permanen. Jika ada rumah ibadah baru, laporkan segera ke Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar. Hal ini harus dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan, pungkas Fairus.

Untuk diketahui, Acara ini digelar oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Islam Kementerian Agama Republik Indonesia melalui UIN Susqa Riau, yang diikuti oleh 30 orang peserta, terdiri dari Pendamping Takmir atau Pengurus Masjid yang tersebar di Kab. Kampar. (Ags)

 

(edit:vera)