0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Kampar Monitoring Pelaksanaan UN MI/SD

Ringkasan: Kampar (Humas) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA, didampingi Kasi Pendidikan Madrasah Drs Muhammad Yamin, Humas Kemenag Kampar Gustika Rahman SPdI dan rombongan memonitoring pelaksanaan Ujian Nasional (UN) Tahun Pelajaran 2012/2013 tingkat Madrasah Ibtidaiyah hari senin (...
Kampar (Humas) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA, didampingi Kasi Pendidikan Madrasah Drs Muhammad Yamin, Humas Kemenag Kampar Gustika Rahman SPdI dan rombongan memonitoring pelaksanaan Ujian Nasional (UN) Tahun Pelajaran 2012/2013 tingkat Madrasah Ibtidaiyah hari senin (06/05) di Madrasah Ibtidaiyah Muhamadiyah (MIM) Pulau Tengah Kec. Kampar Kab. Kampar. Dalam monitoring tersebut Fairus mengatakan, Jumlah peserta Ujian Nasional untuk Madrasah Ibtidaiyah Muhamadiyah Pulau Tengah Kec. Kampar berjumlah 14 siswa, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Merangin 37 siswa, Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Rumbio 8 siswa, Madrasah Ibtidaiyah Muhamadiyah (MIM) Aursati 9 siswa, dan Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Darussalam 13 siswa. Sementara itu, untuk peserta Ujian Nasional Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Nurul Jadid 14 siswa, Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Mathlabul Ulum 16 siswa, Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al Fitrah Terpadu 13 siswa, Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al Abrar 6 siswa, dan Madrasah Ibtidaiyah Muhamadiyah (MIM) Simpang Kubu 50 siswa. Jumlah total keseluruhan siswa MI sebanyak 180 peserta dari 10 MI. Lebih lanjut Fairus mengatakan, pelaksanaan Ujian Nasional di seluruh MI/berlansung selama 3 hari mulai tanggal 06 mei hingga 08 mei 2013, Dengan mata pelajaran untuk hari senen Bahasa Indonesia, hari selasa Matematika dan hari rabu mata pelajaran IPA. Pelaksanaan UN tersebut di mulai Jam 08.00 hingga 10.00 WIB. Fairus berharap, semua siswa bisa mengikuti UN dengan penuh Percaya diri dalam menjawab soal-soal ujian, dan pelaksanaan UN bisa berjalan lancar, aman dan Kondusif, sehingga diharapkan nanti seluruh siswa bisa lulus 100% serta melanjutkan pendidikannya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi, tutupnya. (Ags)