0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Kampar : JCH Kampar Tergabung Dalam Kloter 8 dan 10

Ringkasan: Kampar (Humas) – Jema’ah Calon Haji (JCH) Kab. Kampar pada musim haji tahun ini tergabung dalam dua kloter, yakni kloter 8 dan kloter 10. Demikian salah satu poin yang disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA dalam arahannya saat acara manasik Haji tingkat...

Kampar (Humas) – Jema’ah Calon Haji (JCH) Kab. Kampar pada musim haji tahun ini tergabung dalam dua kloter, yakni kloter 8 dan kloter 10. Demikian salah satu poin yang disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA dalam arahannya saat acara manasik Haji tingkat Kab. Kampar di Lapangan Stadion Tuanku Tambusai. Hadir dalam acara tersebut Kepala Subbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar H Muhammad Hakam MAg, Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah H Dirhamsyah SAg, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kab. Kampar Dr H Mawardi MS MA dan seluruh JCH Kab. Kampar.

Fairus menjelaskan, jumlah Jema’ah Calon Haji Kab. Kampar tahun ini seyogianya sebanyak 445 orang, namun karena ada yang wafat atau meninggal dunia 1 orang ( berasal dari Kec. Kuok), jumlah JCH Kampar hingga saat ini 444 orang. Dari 444 JCH ini, di bagi menjadi dua kloter (dua kloter gabungan)  yakni kloter 8 dan kloter 10. Untuk kloter 8 jumlah JCH Kampar sebanyak 280 orang dan kloter 10 sebanyak 164 orang. Yang mana  koter 8 dan 10 ini masuk dalam gelombang pertama.

Lebih lanjut Fairus menjelaskan, jadwal pemberangkatan JCH Kab. Kampar, (menurut jadwal yang telah ditentukan), untuk kloter 8  masuk Asrama Haji Batam tanggal 31 Agustus 2015. Berangkat melalui Bandara Hang Nadim Batam menuju Bandara Amma Madinah tanggal 1 September 2015. Sedangkan untuk kloter 10, masuk Asrama Haji Batam tanggal 1 September 2015, kemudian berangkat dari Bandara Hang Nadim Batam menuju Bandara Amma Madinah tanggal 3 September 2015.

Dengan semakin dekatnya proses pemberangkatan JCH, Kepada seluruh JCH untuk terus meluruskan niat semata-mata hanya mengharap ridho Allah Swt, menjaga kesehatan dan ikuti manasik haji ini dengan sebaik-baik. Karena, ilmu dalam menunaikan ibadah haji ada pada manasik haji yang kita laksanakan ini, tutup Fairus. (Ags)

 

(edit:vera)