Kampar (Inmas) – Insya Allah, hari ini selasa tanggal 22 September 2015, seluruh Jema’ah Calon Haji (JCH), khususnya JCH Kab. Kampar, akan diberangkatkan ke Padang Arafah. Demikian salah satu poin yang disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA, yang tahun ini menjadi Petugas Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), kepada Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah H Dirhamsyah MSy.
Fairus mengatakan, JCH Kampar ini diberangkatkan ke Padang Arafah untuk melaksanakan wukuf. Yang mana pelaksanaan wukuf pada musim haji tahun ini, akan dilaksanakan pada tanggal 9 dzulhijah 1436 H, atau bertepatan pada hari rabu tanggal 23 September 2015.Lebih lanjut Fairus mengatakan, wukuf di Padang Arafah ini merupakan rukun ibadah haji, bahkan kegiatan utama atau inti atau dikenal juga dengan puncak dalam pelakasanaan ibadah haji adalah wukuf di Padang Arafah. Oleh karena itu, bila dalam rangkaian kegiatan ibadah haji, jemaah tidak dapat melaksanakan wukuf ini, maka ibadah hajinya tidak sah.
Dalam pelaksanaan wukuf ini, Pada malam harinya, para jamaah mengisi kegiatan dengan shalat, dzikir, doa, membaca Alquran dan berbagai kegiatan lainnya. Pelaksanaan wukufnya sendiri adalah tanggal 9 Dzulhijah, siang hari setelah matahari tergelincir. Dimulai dengan shalat dzuhur dan ashar dijama’ & qashar lalu dilanjutkan dengan khutbah Arafah, setelah itu dilanjutkan dengan dzikir dan doa. Setiap jamaah akan memanjatkan doa-doa terbaiknya menyangkut hajat hidup di dunia maupun di akherat kelak, jelas Fairus.
Semtara itu, Arafah sering digambarkan sebagai miniatur padang mahsyar, tempat dikumpulkannya manusia setelah dibangkitkan dari kubur di akherat kelak. Pada saat itu semua manusia dalam keadaan yang sama, tidak ada perbedaan antara kaya atau miskin, pintar atau bodoh, pejabat atau rakyat jelata, berkulit putih, sawo matang atau hitam. Pembeda satu dengan yang lainnya di mata Tuhan adalah keimanan dan ketaqwaan kepada-Nya, tutup Fairus. (Ags)