0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Kampar Hadiri Acara Ramah Tamah Di Balai Bupati Kampar

Ringkasan: Kampar (Humas) - Sebelum melaksanakan upacara detik-detik proklamasi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA menghadiri acara ramah tamah di rumah dinas Bupati Kampar (Balai Bupati Kampar) jalan Prof M Yamin SH Kec. Bangkinang Kota hari minggu (17/08).Dalam acara ramah tersebut...

Kampar (Humas) - Sebelum melaksanakan upacara detik-detik proklamasi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA menghadiri acara ramah tamah di rumah dinas Bupati Kampar (Balai Bupati Kampar) jalan Prof M Yamin SH Kec. Bangkinang Kota hari minggu (17/08).Dalam acara ramah tersebut terlihat suasana keakraban antara Bupati dengan para unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida).

Fairus dalam acara tersebut ketika dimintai tanggapannya tentang Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia memaparkan, Jika kita lihat dari sudut pandang hukum, proklamasi merupakan sebuah pernyataan yang berisi tentang keputusan Negara Indonesia untuk membuat atau menetapkan aturan hukum nasional Indonesia dan menghapus arturan hukum kolonial.

Jika dilihat dari sudut pandang politik ideologis, proklamasi merupakan sebuah pernyataan negara Indonesia yang melepaskan diri dari penjajahan dan membuat atau membentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia yang merdeka,bebas, dan berdaulat. Proklamasi juga merupakan puncak dari perjuangan bangsa Indonesia dalam mencapai dan memperjuangkan kemerdekaan.

Lebih lanjut Fairus memaparkan, Proklamasi ini juga menjadi sebuah alat hukum internasional untuk menyatakan kepada seluruh rakyat indonesia dan seluruh dunia, bahwa Indonesia dapat mengambil nasibnya ke dalam tangannya sendiri untuk memegang seluruh hak kemerdekaan. karena Proklamasi merupakan sebuah lampu mercusuar yang selalu menunjukkan jalannya sebuah sejarah, memberikan inspirasi, dan banyak motivasi motivasi dari perjalanan bangsa Indonesia di segala keadaan.

Sedangkan Menurut kamus Bahasa Indonesia, Merdeka ialah bebas dan lepas dari segala macam penjajahan. Macam-macam Penjajahan tersebut bisa berupa penjajahan fisik, ekonomi, politik dan sebagainya.

“Melalui momentum Kemerdekaan tahun ini, kita berharap agar Pemimpin bangsa Indonesia, lebih peduli terhadap rakyatnya, dapat menghilangkan KKN yang bisa menghancurkan Indonesia, dan semoga Indonesia kedepan bisa lebih maju dari tahun-tahun sebelumnya”, pungkas Fairus. *** (Ags)