Kampar (Inmas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar Drs H Alfian MAg, menghadiria cara malam ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXVIII tingkat Provinsi Riau, hari sabtu malam (23/11/2019) di Aula Rumah Dinas Bupati Kampar.
Hadir dalam acara tersebut Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Riau Dr H Mahyuddin MA, Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH, Ketua DPRD, Sekda beserta Anggota FKPD Provinsi Riau, Kepala Kemenag Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau, para Bupati/Walikota se-Provinsi Riau, Sekdakab Kampar, Ketua MUI Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau, Ketua LPTQ Provinsi Riau dan Kepala OPD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau.
Dalam arahannya Syamsuar mengatakan, semoga Dewan Hakim dan seluruh anggota beserta majelis hakim yang baru saja dikukuhkan dan dilantik, dapat menjalankan amanah dengan sebaiknya dengan hanya mengharapkan ridho Allah SWT, bukan karena hal lain yang dapat mengurangi makna dari amanah itu sendiri.
Kemudian Syamsuar juga mengingatkan kepada Majelis Hakim agar dapat menjaga profesi ini dengan kesucian niat, semangat dan berintegritas. Jangan nistakan dan cemari profesi dengan kecurangan dan rekayasa dalam memberi nilai kepada peserta MTQ yang berlomba karena keberpihakan daerah atau kepentingan pribadi dan kelompok.
Mari kita upayakan perubahan yang bermakna walau dalam kesederhanaan dan keterbatasan, dengan amanah yang diberikan kepada dewan juri semoga dapat meningkat prestasi peserta qori dan qoriah sebagai pemenang nantinya yang dapat mengukir prestasi Provinsi Riau di tingkat Nasional ke depannya, terang Syamsuar.
Sementara itu Mahyudin MA, kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Riau mengatakan, pekerjaan Dewan Hakim dan para dewan juri merupakan pekerjaan berat yang harus dijalankan, karena harus mampu memberi nilai dengan subjektif dan keadilan, untuk itu jaga amanah dan kepercayaan dengan memberi nilai berdasarkan prestasi dan berkeadilan.
Hal yang lebih penting lagi kata Mahyudin, semoga melalui MTQ ini kita dapat mengamalkan isi kandungan Al-quran di pribadi masing-masing dan bukan kepada juara dan pemenang di tiap lomba MTQ, harapnya. (Ags/Usm Mjs)