Kampar (Inmas) – Guru tahfidz dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) harus mampu menjadi contoh yang baik bagi anak didiknya maupun masyarakat lainnya. Demikian salah satu poin yang disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA, dalam arahannya saat menutup acara Pembinaan Guru Tahfidz dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar tahun anggaran 2015, hari Jum’at sore (21/08) di Hotel Bangkinang Baru.
Fairus menegaskan, seorang guru harus mampu menjadi contoh baik, baik dalam segi bacaan Al-Qur’annya, maupun yang lainnya. Walaupun pendidikan di tahfidz dan TPQ bukan pendidikan formal, kita harus mampu menunjukkan kepada masyarakat keunggulan-keunggulan yang kita miliki. Hal ini perlu menjadi perhatian kita bersama, agar tempat-tempat tahfidz dan TPQ yang kita miliki ini, semakin hari semakin maju.
Kemudian Fairus juga menghimbau kepada seluruh peserta Pembinaan Guru Tahfidz dan TPQ, untuk senantiasa meperbaiki bacaan Al-Qur’an kita. Karena, kalau bacaan kita tidak fasih, bagai mana mungkin anak-anak didik kita akan bisa belajar Al-Qur’an dengan baik, tegasnya.
Dengan diadakannya acara ini, hendaknya dapat meningkatkan kemampuan kita, terutama dalam metode pengajaran Tahfidz dan Taman Pendidikan Al-Qur’an yang ada di Kab. Kampar, tutup Fairus. (Ags)
(edit:vera)