0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Kampar Dampingi Kakanwil Kemenag Riau, Takziah Kerumah Duka Pimpinan Ponpes Darun Nahdho Bangkinang

Ringkasan: Kampar (Inmas) Mendengar Wafatnya Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Darun Nahdho Tawalib Bangkinang Abuya Drs H Syahrizul Nur, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Drs H Ahmad Supardi MA, didampingi langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kab.
Kampar (Inmas) โ€“ Mendengar Wafatnya Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Darun Nahdho Tawalib Bangkinang Abuya Drs H Syahrizul Nur, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Drs H Ahmad Supardi MA, didampingi langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Alfian MAg, langsung takziah kerumah duka hari senin (05/03/2018) di Desa Muara Uwai, Kec. Bangkinang. Dalam Takziyah tersebut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Drs H Ahmad Supardi MA mengucapkan turut berduka cita atas wafatnya salah seorang Ulama Kampar yang juga merupakan pejuang Agama Allah Swt, yakni Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Darun Nahdho Tawalib Bangkinang Abuya Drs H Syahrizul Nur. Berat rasanya ketika mendengar wafatnya Abuya yang kita banggakan ini. Namun walaupun demikian, Allah Swt mempunyai rencana lain yang lebih indah dari apa yang kita bayangkan. Untuk itu, mari kita bersama-sama mendoโ€™akan beliau, agar segala amal ibdah dan niat baik selama hidup didunia ini diterima Allah Swt, dan tempatkan ditempat yang paling mulia, serta dimasukkan kedalam Syurga Firdaus, ucap Ahmad Supardi. Kepada keluarga yang ditinggal, untuk tidak larut dalam kesedihan. Ingatlah, segala yang ada didunia ini akan kembali kepada Allah Swt. Kapan waktunya, kita tidak tau. Untuk itu, mari kita percayakan semuanya hanya kepada Allah Swt semata, ungkap Ahmad Supardi. Sementara itu dalam kesempatan yang sama Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Alfian MAg, juga mengucapkan Innalillahi Wainnailaihirojiun. Atas nama pribadi dan Kakan Kemenag Kampar kita turut berduka cita atas wafatnya Abuya Drs H Syahrizul Nur ini. Semoga Allah Swt mengampuni segala dosanya, dan semoga husnul khotimah. Aamiin. (Ags/Usm)