Kampar (Inmas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA, didampingi Kasi Pendidikan Agama Islam (PAIS), Holip S Ag, membuka secara resmi acara Workshop Peningkatan Mutu Pembelajaran dan bahan ajar Pendidikan Agama Islam (PAI) PAUD TK Angkatan I dan II, hari kamis (04/02), di Aula Mini Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar.
Dalam arahannya Fairus mengatakan, selama ini guru sangat dominan sebagai satu-satunya sumber ilmu, ke depan, guru bergeser perannya menjadi tutor atau fasilitator bagi peserta didik. Guru harus benar-benar mendorong peserta didik untuk aktif, kreatif dan inovatif serta selalu mencari tahu dalam pembelajaran.
Setidaknya ada 2 (dua) hal pokok yang harus diperbaiki dalam pembelajaran PAI, yaitu proses dan penilaian. Pada proses pembelajaran, Guru PAI tidak lagi mementingkan ranah pengetahuan saja, tetapi juga ranah ketrampilan dan ranah pembentukan sikap dan karakter peserta didik, ucap Fairus.
Sedangkan pada penilaian, sudah saatnya Guru PAI mengembangkan penilaian otentik (senyata-nyatanya). Peserta didik tidak hanya dinilai pada hasil belajarnya saja, melainkan juga dapat dinilai sejak dalam proses pembelajaran. Guru PAI hendaknya menilai sikap peserta didik melalui observasi, menilai pengetahuan dengan tes tertulis atau lisan, dan menilai ketrampilan dengan unjuk kinerja atau praktik, jelas Fairus.
Untuk memenuhi kebutuhan peserta didik, baik pada aspek kognitif, afektif maupun psikomotorik. Kebutuhan peserta didik belum tuntas jika hanya mampu menguasai dan mempraktikkan pengetahuan saja. Dan, baru sempurna jika berdampak bagi pembentukan karakter dan perbaikan sikap spiritual dan social. Oleh karena itu, dengan diadakanya acara ini, hendaknya mampu meningkatan mutu pembelajaran dan bahan ajar bagi Guru PAI PAUD TK, pungkas Fairus. (ags)