0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Kampar Buka Acara Bimtek SIWAK

Ringkasan: Kampar (Inmas) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA membuka secara resmi acara Bimbingan Tekhnis (Bimtek) Sistem Informasi Wakaf (SIWAK) hari Senin (23/11), di aula mini Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar. Acara tersebut ditaja langsung oleh Ditjen Bimas Islam – Dire...

Kampar (Inmas) -  Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA membuka secara resmi acara Bimbingan Tekhnis (Bimtek) Sistem Informasi Wakaf (SIWAK) hari Senin (23/11), di aula mini Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar. Acara tersebut ditaja langsung oleh Ditjen Bimas Islam – Direktorat Pemberdayaan Wakaf Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) yang diwakili oleh Nurmala SAg beserta rombongan.

Dalam acara tersebut Fairus menghimbau kepada seluruh peserta yang hadir untuk mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. Hal ini perlu menjadi perhatian kita bersama, agar seluruh apa yang disampaikan oleh Narasumber nanti, bisa diserap dan dicerna, sehingga nantinya bisa diterapkan ditempat kerja kita masing-masing.

Sementara itu, Nurmala SAg dalam acara yang sama mengatakan, Kemampuan untuk mengelola Wakaf bagi petugas data wakaf yakni PPAIW dan operator terus kita tingkatkan dengan berbagai pelatihan dan pembinaan melalui kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, KUA Kecamatan, bahkan tingkat Provinsi,oleh karenanya upaya pengembangan tanah wakaf harus dilakukan dengan pola yang integratif dan terencana dengan baik. Sehingga wakaf dapat dikelola secara optimal dan memberi manfaat yang lebih luas bagi kepentingan sosial dan bisa membantu dalam mengatasi ekonomi masyarakat yang kurang mampu.

Untuk mencapai hal tersebut tentunya kita perlu mengadakan Kegiatan Bimbingan Teknis Sistem Informasi Wakaf (SIWAK) yang diikuti oleh operator Simkah/Siwak KUA/Staf KUA se Kabupaten, seperti yang kita adakan saat ini di Kab. Kampar. Sehingga nantinya pendataan Wakaf ini bisa Optimal dan akurat serta lebih mudah dicari ketika sewaktu-waktu dibutuhkan sebagai lumbung arsip, tegas Nurmala. (Ags)

 

(edit:vera)