Kampar (Humas) – Dalam rangka meningkatkan minat masyarakat untuk menyekolahkan anak-anaknya di Madrsah, mari kta ciptakan dinamika-dinamika di Madrsah dengan membentuk club-club. Demikian salah satu poin yang disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar, Drs. H. Fairus, MA, didampingi Kepala Subbag Tata Usaha, H. Muhammad Hakam, MAg, dalam acara pengukuhan Kepala Madrasah Hari Kamis (30/01) di aula lantai II Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar.
Fairus mengatakan, "Club-club yang dibentuk di madrasah ini seperti club dhuha, club tahfiz, club tahsin, club tilawah, dan club-club lainnya. Hal ini harus kita lakukan untuk menciptakan dinamika kebersamaan di suatu madrasah, dan hal ini tidak memerlukan dana alias gratis, yang hanya mengandalkan kemauan dan kejujuran kita untuk melaksanakannya".
Lebih lanjut Fairus mengatakan, "Madrasah-madrasah yang ada di Kab. Kampar harus bisa tampil beda dengan madrasah-madrasah atau sekolah umum lainnya, dan mempunyai ciri khas yang bisa menarik perhatian masyarakat. Jika memungkinkan, awal tahun pelajaran ini, madrasah-madrasah swasta juga bisa gratis seperti Madrasah Negeri lainnya. Sebab, kalau madrasah kita tidak gratis, tentu masyarakat kita lebih cendrung memasukkan anaknya kesekolah umum yang telah digratiskan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kab. Kampar".
"Sekolah gratis ini menjadi tantangan buat kita bersama. Kalau kita tidak cepat mengambil langkah ini (Madrsah gratis), tentu madrasah kita dari tahun ketahun akan semakin menurun dan terpuruk. Hal ini telah ditandai dengan minimnya murid madrasah sejak sekolah umum digratiskan oleh Pemda Kab. Kampar", tegas Fairus.
Oleh karena itu, mari sama-sama kita format ulang biaya-biaya madrasah, Jika ada biaya-biaya kegiatan yang kurang bermanfaat, kita pangkas dan kita alihkan ke yang lain, sehingga pendidikan gratis di Madrasah bisa kita wujudkan pada tahun ini, harap Fairus. (Ags)
*edit by novam