Kampar (Humas) โ Ziarah kubur yang telah menjadi tradisi masyarakat Bangkinang, Kabupaten Kampar setelah melaksanakan puasa enam dibulan syawal atau dikenal dengan ayo zora atau hari raya enam, sebetulnya mempunyai banyak keutamaan atau keistimewaan. Demikian disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Alfian MAg saat mengikuti pelaksanaan ziarah kubur pada hari minggu kemaren (02/07) di Muara Uwai Kec. Bangkinang.
Alfian menjelaskan Keistimewaan Melakukan Ziarah Kubur yang pertama ialah akan mendapatkan Pahala Sunnah karena kita sebagai seorang Muslim telah melakukan apa yang sudah diperintahkan oleh Nabi Muhammad SAW. ย Keduaย ialah Ziarah Kubur dapat mengingatkan kita sebagai seorang Muslim akan Kematian dan Akhirat, Nabi Muhammad SAW telah bersabda, โ Berziarah Kuburlah karena itu (Ziarah Kubur) bisa mengingatkan mu akan Akhirat (HR. Ibnu Majah) โ dan didalam Hadist Riwayat Muslim yg berbunyi, โ Berziarah Kuburlah karena itu (Ziarah Kubur) bisa mengingatkan mu akan Kematian (HR. Muslim) โ.
Lalu didalam Keutamaan Ziarah Kubur ketiga ialah dapat melembutkan hati seperti yang telah disebutkan dalam Hadist Riwayat Al Haakim yg berbunyi, โ Dahulu aku pernah melarang km untuk Berziarah Kubur, namun sekarang ketahuilah hendaklah km Berziarah Kubur karena Ziarah Kubur dapat melembutkan hati, membuat Air Mata Berlinang (Menangis) dan dapat mengingatkan kalian akan Akhirat.
Untuk Hikmah atau keutamaan Melakukan Ziarah Kubur yang Keempat ialah Ziarah Kubur mampu membuat Hati tak terpaut akan Dunia dan tidak mementingkan terhadap Gemerlap Duniawi saja (ZUHUD), hal ini telah dijelaskan didalam Hadist Riwayat Al Haakim yang berbunyi, โ Dahulu Aku (Nabi Muhammad SAW) pernah melarang km untuk Berziarah Kubur, tetapi sekarang Berziarah Kuburlah kalian karena Ziarah Kubur dapat membuat kalian ZUHUD terhadap Dunia dan dapat mengingatkan kalian akan Akhirat (Hadist Riwayat Al Haakim no. 1387) โ.
Adapun Manfaat Ziarah Kubur selanjutnya ialah kita sebagai seorang Muslim bisa bersilahturahmi dengan mengunjungi Kuburan (Makam) Bapak, Ibu, Kedua Orang Tua, Saudara, Para Wali, Para Ulama dan Orang โ Orang Yang Kita Cintai yang sudah Meninggal Dunia dan membaca Doa Ziarah Kubur untuk mereka semua saat melakukan Ziarah Kubur karena Doa kita sangat dibutuhkan bagi mereka yang sudah meninggal dunia, apalagi Doa dari Anak Sholeh sangat dibutuhkan oleh Bapak, Ibu dan Kedua Orang Tua yang sudah meninggal dunia karena terdapat Tiga Amalan (Ibadah) yang tak akan Putus walaupun sudah Meninggal Dunia yakni Ilmu yang bermanfaat, Sedekah Jariyah dan Doa dari Anak Sholeh (HR. Muslim). (Ags/Usm)