Kampar (Inmas) - Anggaplah ibadah haji kali ini adalah ibadah yang terakhir, yang bisa kita laksanakan. Hal ini harus menjadi perhatian kita bersama, agar ibadah haji yang kita lakukan ini, bisa kita laksanakan dengan khusuk dan mendapatkan prediket haji yang mabrur. Demikian salah satu poin yang disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA saat memberikan Materi Manasik Haji di hadapan seluruh Jemaah Calon Haji (JCH) Kecamatan Bangkinang dan Bangkinang Kota, hari senin (18/07) di Masjid Muhsinin.
Fairus mengatakan, Menunaikan ibadah haji ini adalah sesuatu yang amat dirindukan oleh setiap umat Islam, bahkan oleh orang yang telah menunaikan ibadah haji berkali-kali. Karena itu, bagi yang dimudahkan Allah Swt untuk bisa menunaikan ibadah haji tahun ini agar menggunakan kesempatan emas ini dengan sebaik-baiknya. Sebab, belum tentu kesempatan menunaikan ibadah haji itu datang untuk kedua kalinya.
Untuk itu, Agar kita bisa beribadah haji dengan sebaik-baiknya, sekhusyu khusyunya dan menjadi haji mabrur, di samping harus ikhlas kita harus memiliki ilmu yang cukup seputar bagaimana menjalankan ibadah haji ini sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW, papar Fairus.
Dalam menunaikan Ibadah Haji ada rukun haji dan ada wajib haji. Yang dimaksud dengan rukun haji adalah kegiatan yang harus dilakukan dalam ibadah haji yang jika tidak dikerjakan hajinya tidak syah. Kemudian Wajib Haji Adalah rangkaian kegiatan yang harus dilakukan dalam ibadah haji sebagai pelengkap Rukun Haji, yang jika tidak dikerjakan harus membayar dam (denda), terangnya.
Oleh karena itu, kepada seluruh Jemaah Calon Haji, hendaknya mengetahui seluruh rangkaian ibadah haji ini, salah satunya dengan cara mengikuti Manasik Haji yang kita laksanakan saat ini. Karena ilmu dalm menunaikan ibadah haji, ada pada masik haji, punkas Fairus. (Ags)