0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Inhil Jadi Pemateri Orientasi Majelis Hakim MTQ ke-55, Tekankan Penilaian Profesional

Ringkasan: Tembilahan (Kemenag) Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H. Harun, mengambil peran penting dalam Orientasi Majelis Hakim Musabaqah Tilawatil Qur an (MTQ) ke-55 Kabupaten Inhil Tahun 2025.Acara pembukaan orientasi tersebut berlangsung pada Senin (27/10/2025) d...

Tembilahan (Kemenag) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H. Harun, mengambil peran penting dalam Orientasi Majelis Hakim Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-55 Kabupaten Inhil Tahun 2025.

Acara pembukaan orientasi tersebut berlangsung pada Senin (27/10/2025) di Aula Hotel Inhil Pratama Tembilahan, dibuka secara resmi oleh Bupati Inhil yang diwakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Umum, H. Fajar Husein.

Kehadiran Kakan Kemenag Inhil, H. Harun, tidak hanya sebagai tamu undangan, namun beliau juga didapuk menjadi pemateri orientasi bagi dewan dan majelis hakim. Peran ini menegaskan posisi Kemenag Inhil sebagai salah satu pilar utama dalam pembinaan dan penyelenggaraan kegiatan keagamaan, khususnya MTQ.

Dalam sesi penyampaian materi, Kakan Kemenag Inhil, H. Harun, memberikan penekanan khusus pada pentingnya integritas. Beliau mengingatkan bahwa seorang hakim MTQ adalah perwakilan dari nilai-nilai kejujuran dan keadilan yang diajarkan oleh Al-Qur'an itu sendiri.

"Seorang Majelis Hakim tidak hanya dinilai dari kompetensi teknisnya dalam menilai tajwid atau fashahah, tetapi yang paling utama adalah integritas moral dan sikap adil. Kita memikul amanah untuk memilih duta-duta terbaik Al-Qur’an di Inhil. Oleh karena itu, kita harus memastikan bahwa tidak ada sedikitpun intervensi yang menciderai objektivitas penilaian," tegas Kakan Kemenag Inhil, H. Harun, di hadapan peserta orientasi.

Sebelumnya, Bupati Inhil melalui sambutan yang dibacakan H. Fajar Husein, juga telah menyoroti hal yang sama.

“Majelis hakim memiliki tanggung jawab besar untuk menentukan yang terbaik di antara yang terbaik. Karena itu, saya berharap seluruh dewan dan majelis hakim dapat menjalankan tugas ini dengan objektif, adil, dan jujur, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas dan kebenaran,” demikian kutipan sambutan Bupati.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan oleh H. Fajar Husein, integritas dan profesionalisme majelis hakim ditekankan sebagai kunci keberhasilan MTQ. Dengan keterlibatan langsung Kakan Kemenag Inhil sebagai pemateri, diharapkan materi yang disampaikan dapat memperkuat persepsi, metode, serta standar penilaian yang objektif, adil, dan jujur bagi seluruh peserta orientasi.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh para alim ulama, Ketua MUI Inhil, serta para peserta orientasi majelis hakim, memperlihatkan komitmen bersama seluruh stakeholder keagamaan di Inhil untuk menyukseskan MTQ ke-55.  (Ria)