0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Inhil Hadiri Pisah Sambut Kepala MTsN 3 Indragiri Hilir

Ringkasan: Enok (Inmas) Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Indragiri Hilir menggelar agenda pisah sambut Kepala Madrasah, selasa (25/07/2017) di MTsN 3 Indragiri Hilir yang terletak di Kelurahan Enok Kecamatan Enok.Acara yang dihadiri langsung Kakan Kemenag Inhil Drs.

Enok (Inmas) Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Indragiri Hilir menggelar agenda pisah sambut Kepala Madrasah, selasa (25/07/2017) di MTsN 3 Indragiri Hilir yang terletak di Kelurahan Enok Kecamatan Enok.

Acara yang dihadiri langsung Kakan Kemenag Inhil Drs. H. Azhari, MA, Subbag Tata Usaha Kemenag Inhil H. Guspiandi, S.Ag, Kasi Pontren Kemenag Inhil Zainal Abidin, S.Ag, Ka. KUA Kecamatan Enok Fahrulrazi, S. Ag. Tampak hadir  juga Sekcam Enok Assek Wella, Lurah Enok H. Zainal Abidin, beberapa orang tokoh masyarakat dan seluruh majelis guru dan staf satuan kerja (satker) MTsN 3 Indragiri Hilir.

Abdul Rahman, S. Ag sebagai Kepala Madrasah yang lama dalam sambutannya mengungkapkan permohonan maaf jika selama beliau mengemban tugas di MTsN 3 Indragiri Hilir ini terdapat kekhilafan dan kesalahan, baik sengaja maupun tanpa disengaja. Disamping itu, ia juga berpesan agar Kepala Madrasah yang baru yaitu Indra Sabarianto, S. PdI, MA agar dapat melanjutkan program yang selama ini kita laksanakan. Jika terdapat kekurangan kiranya dapat memaklumi dan disempurnakan demi pengembangan dan peningkatan kualitas siswa. Ujar Kepala MIN 1 Indragiri Hilir itu.

Selanjutnya Kepala Madrasah yang baru, Indra Sabarianto, S. PdI, MA dalam sambutannya menyampaikan permohonan Do'a dan dukungan semua pihak. Baik dari Kakan Kemenag, majelis guru, staf dan jajaran komite kiranya dapat bekerjasama dalam mengembangkan Madrasah ini kedepan. Karena hanya dengan kerjasama, InsyaAllah pengembangan dan peningkatan mutu Madrasah ini dapat tercapai secara maksimal. Ujarnya

Sementara Kakan Kemenag Inhil Drs. H. Azhari, MA dalam sambutannya mengemukakan bahwa mutasi ditubuh ASN merupakan hal Yang biasa. Semua itu demi penyegaran dan pembinaan karir. Selain itu, juga merupakan sebuah stategi untuk menggali potensi pegawai dan staf di Kementerian Agama. Ucapnya (utar)