0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Inhil Hadiri Pisah Sambut Kepala MIN 1 Indragiri Hilir

Ringkasan: Tembilahan (Inmas) Kali ini giliran Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Indragiri Hilir menggelar agenda pisah sambut Kepala Madrasah dan Silaturrahmi, Kamis (27/07/2017) di Halaman MIN 1 Indragiri Hilir.Acara yang dihadiri langsung Kakan Kemenag Inhil Drs.

Tembilahan (Inmas) Kali ini giliran Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Indragiri Hilir menggelar agenda pisah sambut Kepala Madrasah dan Silaturrahmi, Kamis (27/07/2017) di Halaman MIN 1 Indragiri Hilir.

Acara yang dihadiri langsung Kakan Kemenag Inhil Drs. H. Azhari, MA, Subbag Tata Usaha Kemenag Inhil H. Guspiandi, S.Ag, Kasi Madrasah Kemenag Inhil Drs. H. Abd. Muis, M.PdI, Kasi Pontren Kemenag Inhil Zainal Abidin, S.Ag, Ka. KUA Kecamatan Tembilahan Hulu Rasyidi, MA. Tampak hadir  juga beberapa orang tokoh masyarakat dan seluruh majelis guru dan staf satuan kerja (satker) MIN 1 Indragiri Hilir.

Abdul mukhti, S. Ag sebagai Kepala Madrasah yang lama dalam sambutannya mengungkapkan permohonan maaf jika selama beliau mengemban tugas di MIN 1 Indragiri Hilir ini terdapat kekhilafan dan kesalahan, baik sengaja maupun tanpa disengaja. Disamping itu, ia juga berpesan agar Kepala Madrasah yang baru dapat melanjutkan program yang selama ini dilaksanakan. Jika terdapat kekurangan kiranya dapat memaklumi dan disempurnakan demi pengembangan dan peningkatan kualitas siswa. Ujarnya.

Selanjutnya Kepala Madrasah yang baru, Abdul Rahman, S. Ag dalam sambutannya menyampaikan permohonan Do'a dan dukungannya. Baik dari Kemenag, majelis guru, staf dan jajaran komite kiranya dapat bekerjasama dalam mengembangkan Madrasah ini kedepan. Karena hanya dengan kerjasama, InsyaAllah pengembangan dan peningkatan mutu Madrasah ini dapat tercapai secara maksimal. Ungkapnya

Sementara Kakan Kemenag Inhil Drs. H. Azhari, MA dalam sambutannya hampir sama yang dikatakannya dalam acara pisah sambut di Madrasah lain, beliau mengemukakan bahwa mutasi dan pergantian pejabat lama digantikan pejabat baru sudah biasa. Semua itu demi penyegaran dan pembinaan karir yang merupakan alasan pertimbangan dan pembenar terjadinya pergantian pimpinan. Selain itu juga merupakan sebuah cara dan stategi menggali potensi pegawai dan staf di Kementerian Agama. Imbuhnya (utar)