0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Inhil Hadiri Kegiatan Happi 2019

Ringkasan: Jakarta (Inmas) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir, H. Harun, S.Ag, M. Pd menghadiri kegiatan Halaqah Pengembangan Pendidikan Islam (HAPPI) 2019 di Hotel Mercure, kawasan Ancol, Jakarta, Ahad (10/03/2019) malam. Acara yang dibuka secara langsung oleh Menteri Agama RI, Lukman H...

Jakarta (Inmas) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir, H. Harun, S.Ag, M. Pd menghadiri kegiatan Halaqah Pengembangan Pendidikan Islam (HAPPI) 2019 di Hotel Mercure, kawasan Ancol, Jakarta, Ahad (10/03/2019) malam.

Acara yang dibuka secara langsung oleh Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin dihadiri ratusan peserta yang berasal dari jajaran Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, para Kakan Kemenag dan Kepala Biro PTKI se Indonesia.

Dilansir dari situs Website Kemenag RI Lukman Hakim Saifuddin dalam sambutannya menuturkan pentingnya pendidikan Islam lewat kisah dua tokoh besar. Menurut Menag, kisah KH. Hasyim Asy'ari dan KH. Ahmad Dahlan yang menjadi panutan dalam perkembangan pendidikan Islam di Indonesia, memiliki pesan mendalam, yaitu sesungguhnya pendidikan agama tidak hanya transfer pengetahuan saja tapi yang jauh penting bagaimana pengetahuan itu mewujud dalam praktek dan amalan. Hadratusyaikh KH. Hasyim Asy’ari merupakan pendiri Nahdhatul Ulama dan KH. Ahmad Dahlan pendiri Muhamadiyah. 

"Itulah esensi pendidikan. Tantangan kita di era yang sangat cepat berubah ini bagaimana mengajak semua pemangku kepentingan untuk mengamalkan pendidikan itu," ujar Menag.

HAPPI 2019 mengusung tema "Moderasi Beragama Untuk Pendidikan Islam yang Maju dan Berbudaya" ini digelar selama tiga hari, 10-13 Maret 2019.  "Pertemuan ini sangat strategis. Selain mendapatkan kesamaan cara pandang yang menjadi syarat mutlak untuk menyatukan langkah dalam menjalankan program," harap Menag.

HAPPI 2019 diharapkan dapat melahirkan rumusan dan rekomendasi Program Direktif Pendidikan Islam Tahun 2019 dan Rekomendasi Halaqah Pengembangan Pendidikan Islam 2019. ***(Utar)