Tembilahan (Inmas) Kakan Kemenag Inhil, Drs. H. Azhari, MA duduk bersama Kodim 0314 Inhil, Forkopimda Inhil, Jajaran TNI Polri serta tokoh agama dan masyarakat Inhil panjatkan Do’a bersama untuk saudara/I korban Gempa Bumi Palu, Sigi dan Donggala, Sulteng yang beragama Islam dilaksanakan di Masjid Agung Al-Huda Tembilahan yang dipimpin oleh KH. Rusli Kurnain, rabu (10/10/2018).
Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Andrian Siregar dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada hadirin yang berkenan hadir dalam acara Do’a bersama ini untuk berdzikir dan berdo’a, memohon kepada Allah SWT untuk saudara kita yang tertimpa Musibah Bencana Gempa Bumi dan Tsunami agar di berikan kesabaran dan ketabahan dalam musibah Bencana ini.
"Kejadian Gempa Bumi dan Tsunami merupakan kejadian yang tidak bisa kita prediksi, itu merupakan takdir dari Allah SWT. Semua kejadian tersebut terjadi diluar kehendak kita semua, untuk itu mari kita berdoa bersama semoga arwah para korban diterima amal ibadahnya dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, begitu juga hendaknya bagi korban yang mengalami luka-luka dan masih berada di Rumah Sakit semoga diberikan kesembuhan,"ungkapnya
Sementara itu Kakan Kemenag Inhil, Drs. H. Azhari, MA disela-sela acara itu menyebutkan, Do’a bersama ini bertujuan untuk mendoakan agar Bangsa Indonesia terhindar dari berbagai marabahaya dan bencana dan krisis, baik Bencana Alam Gempa, Tsunami, Gunung Meletus, krisis Ekonomi dan Krisis Moral serta bencana lainnya yang dialami bangsa Indonesia saat ini. Ujarnya. ***(Utar)