Tembilahan (Inmas) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir, Drs. H. Azhari, MA secara resmi membuka acara Pembekalan Ketua Regu (Karu) dan Ketua Rombongan (Karom) JCH asal Kabupaten Indragiri Hilir yang berlangsung di Aula Kemenag Inhil Jl. Keritang Tembilahan, Sabtu (30/6/2018) sore kemarin.
Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari kedepan, 30 Juni - 01 Juli 2018 yang diikuti oleh 74 Orang Karu dan Karom, terdiri dari 15 Karom, 59 Karu.
Kasi Haji dan Umroh Kemenag Inhil, Drs. H. Idrus, M.PdI dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan diadakanya kegiatan ini adalah untuk menyamakan visi antara karu karom dan tim kloter. Yang harus dipahami bahwa kloter ini tidak akan dapat berjalan maksimal tanpa peran karu dan karom,oleh karena itu tim kloter harus mempunyai visi yg sama yaitu bersama-sama memberi pelayanan terbaik pada Jamaah. Terangnya
Lanjutnya, indikator kemabruran Jama'ah dan petugas termasuk karu karom itu berbeda. Mabrurnya Jama'ah adalah manakala mereka dapat menjalankan rangkaian ibadah haji dengan sempurna sesuai yang disyariatkan Nabi. akan tetapi lain halnya dengan petugas yang jelas-jelas dibayar oleh pemerintah, maka yang menjadi ukuran kemabruranya adalah sejauh mana mereka mampu memberikan pelayanan terbaiknya pada Jama'ah. Walaupun mereka menyempurnakan ibadah hajinya dengan memperbanyak umroh tetapi anggotanya ada yang terlantar atau bahkan tidak bisa menjalankan ibadahnya, maka bisa dipastikan akan terkurangi kemabruran hajinya. tegasnya
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Indragiri Hilir, Drs. H. Azhari, MA dalam arahannya menyampaikan Ketua Regu (Karu) dan Ketua Rombongan (Karom) Jama'ah Calon Haji sangat penting perannya dalam turut menyukseskan penyelenggaran haji karena karu dan karom merupakan ujung tombak pelaksanaan ibadah haji. dengan bantuan, koordinasi, kekompakan dan kerja samanya karu-karom dan Ketua Kloter, maka akan memudahkan dan melancarkan kegiatan pelaksanaan ibadah haji.
Diakhir arahannya beliau berpesan agar Karu dan Karom dalam tugasnya harus senantiasa didasari ikhlas, sabar, dan selalu berkoordinasi, berkomunikasi, mengutamakan kepentingan kelompok daripada pribadi, mengetahui kondisi Jama'ah dan anggotanya satu persatu baik fisik dan mental, dan harus mengayomi anak buahnya. Tugas dan tanggung jawab karu dan karom dalam pelaksanaan ibadah haji cukup berat, sebagai perpanjangan tangan dari pimpinan setiap kelompok terbang (Kloter) haji dalam memberikan pelayanan kepada calon Jama'ah Haji ketika di tanah suci. Pesannya ***(Utar)