0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Dumai Pimpin Rapat Persiapan dan Penyelesaian Pagu Minus

Ringkasan: Dumai (Inmas) – Menjelang akhir tahun yang tinggal beberapa minggu lagi, Kantor Kementerian Agama mengadakan rapat persiapan dan penyelesaian pagu minus yang mana langsung dipimpin oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Dumai Drs.H.Darawi,MA berlangsung di ruang Kepala Kantor Kemenag Dumai,...

Dumai (Inmas) – Menjelang akhir tahun yang tinggal beberapa minggu lagi, Kantor Kementerian Agama mengadakan rapat persiapan dan penyelesaian pagu minus yang mana langsung dipimpin oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Dumai Drs.H.Darawi,MA berlangsung di ruang Kepala Kantor Kemenag Dumai, pukul 14.00 WIB hari kamis (03/12). Tampak hadir Plh.Kasubbag Tata Usaha Drs.H.Syafwan juga selaku Kasi Pendis, Kasi Bimas diwakili Nur Ihsan,S.H.I, Kasi Peny.Haji dan Umroh diwakili H.M.Yunus,S.H.I, Penyelenggara Syariah Drs.Zulkifli Hasibuan, Penyelenggara Kristen Rode Manurung,S.PAK, Pengawas Katolik Suharsana,S.Pd., Bendahara Kemenag Dumai Kusnan,S.Pd.I, PPK Sekjen Harmi Yusri,S.Ag., Kepala Madrasah dan Kaur TU serta Bendahara Madrasah Negeri se-Kota Dumai.

Dalam rapat tersebut, Kakan Kemenag mengatakan realisasi anggaran tahun ini, untuk Kemenag Dumai 75,49 %, MAN Dumai 75 %, MTs.Negeri Dumai 84 %, MTs.Pelintung 89 %. Selanjutnya beliau mengatakan menghadapi akhir tahun anggaran 2015, diharapkan tim pengelola keuangan yaitu KPA, PPSPM, dan bendahara pengeluaran agar selalu bekerja sama, dan menyelesaikan bersama-sama permasalahan yang ada (pagu minus).

Darawi menegaskan pagu minus untuk Sekjen, Bimas Islam, PHU, Pendis, Kristen, dan Katholik agar secepatnya diusul revisi ke Kanwil. “Kegiatan-kegiatan yang belum dilaksanakan agar secepatnya dilaksanakan,” tekan Darawi.

Pada kesempatan itu, Plh.Kasubbag Tata Usaha Drs.H.Syafwan mengatakan diminta kepada satker, KPA pada madrasah negeri agar selalu bersinergi dalam bekerja.

“Serapan anggaran dan bukti fisik yang falid adalah salah satu indikator barometer untuk menilai KPA pada satker-satker madrasah negeri,” ujar Syafwan.(jaka)

 

*edit by diah