0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Dumai Hadiri Perpisahan MIN 1 Dumai, Sekaligus Menyambut Bulan Suci Ramadhan

Ringkasan: Dumai (Inmas) Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Dumai Drs. H. Syafwan, diwakili Kepala Seksi Pendidikan Islam Kemenag Dumai Drs. H. Ade A Yani, M.Pd.I hadiri acara perpisahan siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kota Dumai dan pelepasan kelas VI sekaligus menyambut bulan suci Ramadhan 1440 H/...

Dumai (Inmas) – Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Dumai Drs. H. Syafwan, diwakili Kepala Seksi Pendidikan Islam Kemenag Dumai Drs. H. Ade A Yani, M.Pd.I hadiri acara perpisahan siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kota Dumai dan pelepasan kelas VI sekaligus menyambut bulan suci Ramadhan 1440 H/ 2019 M di MIN 1 Kota Dumai. Acara perpisahan siswa kelas VI bertempat di halaman Madrasah, Senin (29/04/2019).  Acara perpisahan di hadiri Kakan Kemenag Dumai, Kepala MIN 1 Kota Dumai, Camat Sungai Sembilan, Tokoh Masyarakat, Perwakilan Perusahaan, Panitia Pelaksanan, Guru-Guru dan orang tua atau wali murid dan undangan yang lainnya.

Dalam sambutan nya Drs. H. Ade A Yani, M.Pd.I menjelaskan 3 Mantra Kakanwil Kemenag Provinsi Riau yakni, “Yang pertama Moderasi Agama, Moderasi Agama ini berbeda dengan Modernisasi Agama yang mana Moderasi Agama ini adalah cara kita memahami ajaran berada di posisi tengah, kalau dalam agama islam yakni Rahmatan Lil’Alamin, jangan sampai kita memahami islam terlalu ekstrim, baik ke kanan maupun ke kiri, itu sangat berbahaya”.

“Yang kedua Kebersamaan Umat,  kita harus sama sama menjaga persatuan dan kesatuan umat beragama, jangan sampai sesama kita terjadi perpecahan dan ketidak cocokan, kebersamaan ini harus kita rajut bersama. Saya berharap kedepan jangan sampai ada gesekan kecil yang akan menjadi besar. Dan kepada guru-guru sampaikan kepada siswa bahwa betapa penting dan indahnya kebersamaan sehingga terjalin keharmonisan dan tejalinnya kesatuan dan persatuan”.

“Ketiga Integrasi Data, sama-sama kita ketahui bahwa jajaran Kementerian Agama sudah punya banyak aplikasi, jangan sampai ada data yang menjadi dusta. Bagaimanapun data ini sangat diperlukan, jika salah maka perencanaan untuk kedepannya juga salah. Ini harus menjadi perhatian kita semua. Menjadikan SDM yang berkualitas dalam rangka memajukan struktur dalam Kementerian Agama”.

Terakhir H. Ade A Yani berharap agar apa yang disampaikan ini dapat disebarkan ke yang lain, terutama untuk guru-guru sebarkan kepada peserta didiknya. Tutupnya (Zul/Hf)