0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Dumai Buka Penyuluhan Remaja dan Pelajar

Ringkasan: Dumai (Inmas) – Kantor Kementerian Agama Kota Dumai tepatnya pada seksi Bimbingan Masyarakat Islam taja Kegiatan Penyuluhan Remaja dan Pelajar pada hari Senin (02/11) bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Dumai. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota D...

Dumai (Inmas) – Kantor Kementerian Agama Kota Dumai tepatnya pada seksi Bimbingan Masyarakat Islam taja Kegiatan Penyuluhan Remaja dan Pelajar pada hari Senin (02/11) bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Dumai. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Dumai Drs.H.Darawi,MA didampingi Plh.Kasi Bimas islam Drs.H.Zakaria,M.Pd.I., dan Ketua Panitia Nur Ihsan,S.H.I.

Ketua panitia Nur Ihsan mengatakan para peserta berjumlah 40 orang terdiri dari 10 orang siswa MAN Dumai, 5 orang siswa MA Al Huda, 5 orang siswa MA Abi Yazid, 5 orang siswa MA Baiturrahman, 5 orang siswa MA Al Furqon, 5 orang siswa SMAN 3, dan 5 orang siswa dari SMAN Binsus. Panitia berjumlah 4 orang.

“Tujuan Kegiatan Penyuluhan Remaja dan Pelajar ini untuk meningkatkan wawasan dan SDM remaja dan pelajar untuk menjadi bekal dalam diri mereka untuk melanjutkan estafet kepemimpinan, mengingat mereka adalah generasi bangsa, selain itu diharapkan mereka mempunyai wawasan dan pengetahuan agama yang bisa diterapkan ditengah-tengah masyarakat,” tutur Nur Ihsan.

Dalam sambutannya,H.Darawi,MA mengatakan masa remaja adalah masa peralihan diantara masa kanak-kanak dan dewasa. Dalam masa ini anak mengalami masa pertumbuhan dan masa perkembangan fisik maupun psikisnya. Pada masa ini sebenarnya tidak mempunyai tempat yang jelas karena tidak termasuk golongan anak tetapi tidak juga golongan dewasa atau tua.

Maka dari itu, pentingnya pendidikan agama bagi remaja, karena kurangnya pemahaman para remaja terhadap nilai-nilai ajaran islam, dan kuatnya arus pluralisme moral dan agama yang terjadi di zaman sekarang ini. Bila remaja tidak berpegang teguh kepada pokok ajaran agama islam, maka keberadaan remaja akan terseret kedalam hiruk pikuknya moral masyarakat, ungkap Darawi.

Selanjutnya, Mantan Kasi Pendidikan Agama dan Keagamaan Kanwil Kemenag Riau ini mengatakan remaja harus mempuyai wawasan dan pemikiran, diantaranya : yang pertama, Intelektualitas, jangan sampai remaja itu terjebak, makanya remaja itu dibekali ilmu, kedua, Kreaktifitas, remaja itu harus kreatif, jangan mengadopsi atau menjiplak karya orang dan ketiga, produktif, harus mempunyai gagasan dan ide-ide cemerlang. Gagasan yang dibuat itu untuk membangun diri.

Orang tua berharap remaja itu bisa berbakti dan menjadi pahlawan bagi keluarga, taat dan patuh kepada Allah SWT, menjalankan ibadah dan rajin belajar. Untuk menjadi harapan bangsa, daerah, dan negara agar para remaja menjadi tonggak keberhasilan nantinya.

Terakhir, Darawi berharap dengan pembinaan ini, nantinya dapat memberikan ilmu pengetahuan dan wawasan kepada para remaja dan pelajar menuju kearah keilmuan yang positif, mengurangi angka kenakalan remaja, memberikan pemahaman tentang ajaran agama islam yang baik kepada remaja dan pelajar, serta terciptanya pemuda dan pemudi yang berakhlak islami.(jaka)

 

*edit by diah