0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Dumai Buka Pembinaan Pengelola Data EMIS

Ringkasan: Dumai (Inmas) - Education Management Information System (EMIS) berbasis Online merupakan metode pengelolaan data pondok pesantren (PonPes), Madrasah Diniyah(Madin) dan Taman Pendidikan Al Quran (TPQ). Bertujuan untuk mendata keadaan atau kebutuhan seperti data santri, tenaga pendidik dan kep...

Dumai (Inmas) - Education Management Information System (EMIS) berbasis Online merupakan metode pengelolaan data pondok pesantren (PonPes), Madrasah Diniyah(Madin) dan Taman Pendidikan Al Quran (TPQ). Bertujuan untuk mendata keadaan atau kebutuhan seperti data santri, tenaga pendidik dan kependidikan, data sarana dan prasarana ,data keuangan dan sebagainya yang menyangkut dan berhubungan dengan kepentingan, kebutuhan serta keperluan PonPes, Madin dan TPQ. Dalam hal ini Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai yang ditaja Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau menggadakan Pembinaan Pengelola Data EMIS Pendidikan  Agama dan Keagamaan Islam yang diikuti oleh Pengawas Kantor Kemenag Kota Dumai, Pengawas Dinas Pendidikan Kota Dumai, PonPes, Madin dan TPQ se Kota Dumai pada hari Jumat (12/07/2019) pukul 09.00 WIB bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Dumai.

Kepala Kantor Kemeterian Agama Kota Dumai Drs. H. Syafwan didampingi Kepala Seksi Sistem Informasi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kanwil Kemenag Provinsi Riau H. Jasri, SE, M.Pd.I dan Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kemenag Kota Dumai Drs. H. Ade A. Yani membuka dan sekaligus memberi materi dalam acara tersebut dalam arahanya H. Syafwan mengatakan Operator Education Management Information System harus mengerti dan faham akan keadaan serta kebutuhan yang diperlukan. Lebih daripada itu data yang disampaiakan harus dimutakhirkan terlebih dahulu supaya akurat dan valid sesuai dengan keadaan yang ada. Dan kepada pimpinan Pondok Pesantren, Madrasah Diniyah dan Taman Pendidikan Al Quran agar dapat senantiasa menyampaiakan perkembangan keadaan kepada operator EMIS supaya data yang diperoleh dan yang dilaporkan oleh operator tidak terjadi kesalahan. Karena semua itu menyangkut kemajuan, perkembangan dari masing masing PonPes, Madin Dan TPQ. Terangnya Kakan Kemenag Dumai

Sementara masih ditempat yang sama Kepala Seksi Pendidikan Islam (Kasi Pendis) pada Kantor Kementerian Agama Kota Dumai Drs. H. Ade A. Yani menyatakan kepada seluruh operator EMIS agar dapat mengikuti acara ini dengan baik, menerapkan pemaparan para pemateri supaya tidak terjadi kesalahan dalam Updeting data. Semoga acara ini dapat bermanfaat bagai para operator dan masing masing PonPes, Madin dan TPQ karena di era modern ini semua serba berhubungan dengan teknologi dan jika dikemudian hari terjadi permasalahan mohon segera dikoordinasikan dengan bagian Pendidikan Agama Dan Keagamaan Pada Kantor Kementerian Agama Kota Dumai. Pungkasnya (Arief)