Dumai (Inmas) - Education
Management Information System (EMIS) berbasis Online merupakan metode
pengelolaan data pondok pesantren (PonPes), Madrasah Diniyah(Madin) dan Taman
Pendidikan Al Quran (TPQ). Bertujuan untuk mendata keadaan atau kebutuhan seperti
data santri, tenaga pendidik dan kependidikan, data sarana dan prasarana ,data
keuangan dan sebagainya yang menyangkut dan berhubungan dengan kepentingan,
kebutuhan serta keperluan PonPes, Madin dan TPQ. Dalam hal ini Kementerian
Agama (Kemenag) Kota Dumai yang ditaja Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan
Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau menggadakan Pembinaan
Pengelola Data EMIS Pendidikan Agama dan
Keagamaan Islam yang diikuti oleh Pengawas Kantor Kemenag Kota Dumai, Pengawas
Dinas Pendidikan Kota Dumai, PonPes, Madin dan TPQ se Kota Dumai pada hari
Jumat (12/07/2019) pukul 09.00 WIB bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama
Kota Dumai.
Kepala Kantor Kemeterian Agama
Kota Dumai Drs. H. Syafwan didampingi Kepala Seksi Sistem Informasi Pendidikan
Agama dan Keagamaan Islam Kanwil Kemenag Provinsi Riau H. Jasri, SE, M.Pd.I dan
Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kemenag Kota Dumai Drs. H. Ade A. Yani
membuka dan sekaligus memberi materi dalam acara tersebut dalam arahanya H. Syafwan
mengatakan Operator Education Management Information System harus mengerti dan
faham akan keadaan serta kebutuhan yang diperlukan. Lebih daripada itu data
yang disampaiakan harus dimutakhirkan terlebih dahulu supaya akurat dan valid
sesuai dengan keadaan yang ada. Dan kepada pimpinan Pondok Pesantren, Madrasah
Diniyah dan Taman Pendidikan Al Quran agar dapat senantiasa menyampaiakan
perkembangan keadaan kepada operator EMIS supaya data yang diperoleh dan yang
dilaporkan oleh operator tidak terjadi kesalahan. Karena semua itu menyangkut
kemajuan, perkembangan dari masing masing PonPes, Madin Dan TPQ. Terangnya Kakan
Kemenag Dumai
Sementara masih ditempat yang sama Kepala Seksi Pendidikan Islam (Kasi Pendis) pada Kantor Kementerian Agama Kota Dumai Drs. H. Ade A. Yani menyatakan kepada seluruh operator EMIS agar dapat mengikuti acara ini dengan baik, menerapkan pemaparan para pemateri supaya tidak terjadi kesalahan dalam Updeting data. Semoga acara ini dapat bermanfaat bagai para operator dan masing masing PonPes, Madin dan TPQ karena di era modern ini semua serba berhubungan dengan teknologi dan jika dikemudian hari terjadi permasalahan mohon segera dikoordinasikan dengan bagian Pendidikan Agama Dan Keagamaan Pada Kantor Kementerian Agama Kota Dumai. Pungkasnya (Arief)