Dumai (Inmas) – Pembinaan Kreaktifitas Guru dan Kepala Raudhatul Athfal (RA) yang ditaja oleh Seksi Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag Kota Dumai dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Dumai Drs.H.Darawi,MA didampingi oleh Kasi Pendis Drs.H.Syafwan yang dilaksanakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kota, pada hari minggu (27/09).
Hadir dalam acara tersebut para peserta berjumlah 30 orang yang terdiri dari Guru dan Kepala RA se-Kota Dumai. Panitia berjumlah 3 orang yaitu Nurasiyah Pitriana Pohan,S.Ag., Sukarsih,S.Ag., dan Ahmad Saleh.
Darawi, dalam sambutannya mengatakan berkenaan dengan pendidikan agama, dalam UU nomor 20 tahun 2003 sama – sama subsistem nasional, apabila pendidikan agama kita gagal maka subsistem dalam pendidikan nasional pun juga gagal. Maka dari itu, Kemenag Kota Dumai melalui seksi Pendis melaksanakan pembinaan Kreaktifitas Guru dan Kepala Raudatul Athfal ini sebagai kiat – kiat untuk memajukan RA di Kota Dumai, supaya masyarakat lebih mengenal RA.
Lebih lanjut Mantan Kepala MAN Dumai ini mengatakan mendidik itu sangat sulit, bukan mudah, apalagi untuk anak-anak yang setingkat dengan TK. Mendidik itu tidak boleh lepas dari konsep pendidikan islam. RA merupakan wadah pembentukan watak keislaman. Pendidikan agama adalah pendidikan yang memberikan pengetahuan dan membentuk sikap, kepribadian, dan keterampilan peserta didik dalam mengamalkan ajaran agama.
Selain itu, pendidikan merupakan proses budaya untuk meningkatkan harkat dan martabat manusia yang berlangsung sepanjang hayat. Pendidikan selalu berkembang, dan selalu dihadapkan pada perubahan zaman.
“Tantangan dan perkembangan zaman, pengaruh budaya asing serta teknologi kian canggih, apabila kita selaku guru RA tidak bisa melakukan ide – ide atau strategi pendidikan keislaman maka akan hancurlah anak kita sebagai generasi dan penerus bangsa", tutup Darawi.(jaka)
*edit by diah