0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Dumai Buka Lomba Hafidz Cilik

Ringkasan: Dumai (Inmas) – Dalam mengisi kegiatan pada bulan suci Ramadhan, Lembaga Tahfiz Quran (LTQ) Ashabul Quran Kota Dumai menyelenggarakan kegiatan perlombaan Hafidz Cilik bertempat di Musholla An-Nashirun Jalan Baru Kota Dumai. Acara tersebut dibuka oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Dumai Drs.H.Dara...

Dumai (Inmas) – Dalam mengisi kegiatan pada bulan suci Ramadhan, Lembaga Tahfiz Quran (LTQ) Ashabul Quran Kota Dumai menyelenggarakan kegiatan perlombaan Hafidz Cilik bertempat di Musholla An-Nashirun Jalan Baru Kota Dumai. Acara tersebut dibuka oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Dumai Drs.H.Darawi,MA, Kamis (16/06).

Sebelum dibuka oleh Kakan Kemenag, dalam sambutan Ketua LTQ Ashabul Quran Kota Dumai H.Ihsan,S.I.Q mengatakan kegiatan ini merupakan kegiatan perdana yang dilaksanakan oleh LTQ Ashabul Quran, mudah-mudahan kegiatan ini dapat juga kami laksanakan pada ramadhan tahun depan, harapnya.

“Acara ini berlangsung selama 3 hari, 2 hari pertama babak penyisihan dan 1 hari diadakan untuk babak final. Peserta berjumlah 53 orang yang terdiri dari 7 Kecamatan di Kota Dumai. Acara ini sudah kita umumkan melalui radio, surat kabar dan bahkan internet. Peserta hafidz cilik ini berumur 5 sampai 12 tahun, ada dari utusan TPQ, SD, dan MI. Dalam acara ini yang diperlombakan terdiri dari juz 30, dari surah An Naba sampai Surah An Nas,” jelas H.Ihsan.

Sementara itu, Kakan Kemenag Kota Dumai H.Darawi dalam sambutannya saat membuka acara mengatakan acara ini merupakan ajang Fastabiqul Khairat dalam rangka menjaga Ayat-ayat Allah SWT. dengan menghafalkan Al-Qur’an, juga untuk mengetahui sejauh mana prestasi tahfidz Al-Qur’an di seluruh Kecamatan yang ada di Kota Dumai.

Untuk memelihara semangat pengamalan Al-Qur’an, H.Darawi mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Dumai untuk bersama-sama kembali membumikan semangat belajar dan membaca Al-Qur’an. Jadikan rumah, surau dan Mesjid menjadi sarana tempat belajar dalam membaca Al-Qur’an.

“Kegiatan ini untuk meningkatkan kemampuan seni membaca dan menghapal Al-Qur’an sekaligus memberikan motivasi kepada masyarakat untuk meningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan isi maupun kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Dan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita pada Allah SWT,” ujar Kakan Kemenag.(jaka)