Dumai (Inmas) - Kantor Kementerian Agama Kota Dumai gelar kegiatan Bimbingan Perkawinan Pra Nikah bagi calon pengantin (catin) angkatan ke I, yang diadakan diaula Kantor Kementerian Agama Kota Dumai melibatkan 25 pasang catin wakil dari 7 Kecamatan yang ada di Kota Dumai, yaitu terdiri dari Kecamatan Dumai Kota, Kecamatan Dumai Timur, Kecamatan Dumai Barat, Kecamatan Dumai Selatan, Kecamatan Bukit Kapur, Kecamatan Medang Kampai dan Kecamatan Sungai Sembilan, Sabtu, (14/03/2020).
Kakan Kemenag Dumai Drs. H. Syafwan dalam sambutan pembukaanya mengatakan pembinaan perkawinan masih sangat relevan untuk dilaksanakan saat ini guna memberikan bekal awal bagi para calon pengantin untuk mengharungi bahtera rumah tangga yang dituju.
Ia menambahkan bahwa dalam bimbingan perkawinan yang dilakukan Kemenag ini tidak hanya dititik beratkan pada masalah agama tetapi juga diberikan materi tentang kesehatan yang diperlukan dari ahlinya.
Dalam kesempatan itu juga Kakan Kemenag Kota Dumai menekankan pentingnya Bimbingan Perkawinan Bagi Calon Pengantin agar siap mental dalam menghadapi kehidupan setelah menikah. Upaya ini dilakukan supaya mereka tidak mudah bercerai, karena secara mental maupun sepiritual mereka sudah dibekali oleh Fasilitator/Narasumber untuk menghadapi kehidupan setelah menikah.
H. Syafwan juga menyampaikan kepada para peserta untuk bersyukur atas kesempatan yang telah Allah berikan sehingga bisa mengikuti kegiatan Binwin, karena tidak semua calon pengantin memiliki kesempatan yang sama untuk bisa mengikuti kegiatan ini.
"Ini salah satu bentuk sinergi positif Kemenag dalam upaya memberikan pemahaman dan membekali bagi calon pengantin dengan materi-materi terkait kebijakan Kemenag tentang bimbingan perkawinan, konsep Islami dalam membentuk keluarga sakinah serta pengetahuan dalam hal kesehatan reproduksi bagi Calon Pengantin," tandas H. Syafwan.
"Ikuti dengan seksama bimbingan ini secara utuh dan menyeluruh, agar pemahaman tentang materi pra nikah dapat terserap dengan baik untuk menuju keluarga yang sakinah," harapnya. (Arief)