Bengkalis
(Inmas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Bengkalis Drs H Jumari menghadiri
acara perpisahan siswa-siswi kelas IX dengan keluarga besar MTs Nurul Jadid Desa
Pedekik jalan KH A. Rasyid Kecamatan Bengkalis, pada Sabtu (27/04/2019).
H
Jumari dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh madrasah, baik di
tingkat Madrasah Aliyah (MA) dan juga Madrasah Tsanawiyah (MTs) di lingkungan
Kantor Kemenag Bengkalis yang pada tahun ini telah sukses melaksankan ujian akhir
madrasah dan ujian nasional berbasis komputer, termasuk juga MTs Nurul Jadid
Desa Pedekik. Tidak ada lagi madrasah yang melaksanakan ujian akhir menggunakan
kertas dan pensil.
“Siswa-siswi
kelas IX MTs Nurul Jadid tahun ini telah ikut mensukseskan pelaksanaan UAMBK
dan UNBK, meskipun pelaksanaannya masih menumpang di MAN 1 Bengkalis. Hal ini
merupakan kemajuan madrasah, dan diharapkan tahun depan MTs Nurul Jadid ini
sudah bisa melaksanakan ujian akhir madrasah dan ujian nasional secara mandiri
di tempat kita sendiri” harap H Jumari.
Selanjutnya
H Jumari menyampaikan kemajuan madrasah ini tentunya tidak terlepas dari peran
aktif kepala madrasah dan majelis guru serta pihak-pihak yang ada di dalamnya. Disiplin
dalam bekerja dan mendidik siswa salah satu hal penting yang perlu diperhatikan
dan diterapkan.
“Kami
mengajak kepada bapak ibu guru madrasah untuk terus berinovasi meningkatkan
peran serta pendidikan yang akan menghasilkan generasi bangsa yang berkualitas
dengan komitmen membangun sumber daya manusia yang berilmu dan beraklakul
karimah. Peran serta orang tua wali murid juga menentukan kelanjutan pendidikan
bagi anak, selanjutnya bagi anak kami kelas IX dalam melanjutkan pendidikan ke
jenjang berikutnya yang perlu diingat bahwa kita anak madrasah hebat
bermartabat” tutur Kakan Kemenag.
Kepala
MTs Nurul Jadid Sairozi SAg dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kakan Kemenag yang telah menyempatkan diri untuk hadir pada
acara perpisahan ini, selanjutnya kepada wali murid yang telah menitipkan putra-putrinya untuk dididik dan menimba ilmu di madrasah ini, dan kepada semua pihak yang telah memberikan dudukungan dan kerjasamanya untuk membangun MTs Nurul Jadid menjadi madrasah yang hebat dan bermartabat.
“Keberhasilan
dan kesuksesan pelaksanaan UAMBK dan UNBK siswa MTs Nurul Jadid tentunya tidak
terlepas dari peran orang tua wali murid untuk mendukung pelaksanaan ujian akhir tersebut, meskipun tahun ini pelaksanaan UAMBK dan UNBK masih menumpang di MAN 1 Bengkalis, saya berharap besar tahun depan dapat melaksanakannya sendiri secara mandiri di MTs Nurul Jadid ini” ungkap Sairozi.
Turut hadir pada acara perpisahan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Bengkalis, Kepala Desa Pedekik diwakili Sekretaris Desa Maskur SH, Pendiri Yayasan Abdul Syukur SH, Ketua Yayasan Sodikin AMd, Kepala MTs YPPI Bengkalis Saiful SPdI, Komite MTs Nurul Jadid, Kepala SDN 13 Pedekik, Kepala MDTA Ibnu Khaldun dan MDTA Tarbiyah Ihsaniyah Desa Pedekik, wali murid dan undangan lainnya.
Acara perpisahan siswa MTs Nurul Jadid tersebut diawal dengan kegiatan pawai atau arak-arakan, dan penampilan tari persembahan, juga dimeriahkan dengan penampilan tahfidz, nasyid rebana dan syarhil quran dari siswa-siswi MTs Nurul Jadid. Ditambah penampilan MC dengan tiga bahasa (bahasa Indonesia, Arab dan Inggris), yang mampu memukau dan takjub para undangan yang hadir. (tfk)