Siak (Inmas) - Dimulai hari Jumat, 20 s/d Ahad 23 September 2018, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau menggelar kegiatan Orientasi Kader Ulama se- Provinsi Riau di Asrama Haji Sultan Yahya, Kota Siak. Dalam kegiatan Orientasi Kader Ulama ini, panitia mengangkat tema besar “Menguatkan Peran Ulama sebagai Pewaris Para Nabi dan Pemersatu Ummat”.
Acara yang diikuti oleh peserta utusan MUI Kabupaten/Kota se-Propinsi Riau ini berfokus untuk menggarap “Orientasi Kader Ulama,” dalam rangka mengokohkan hadits Nabi Muhammad bahwa “Ulama adalah Pewaris Para Nabi”. Adapun narasumber yang mengisi acara pada orientasi itu 9 orang.
Setelah dibuka secara resmi di Gedung Mahratu, Siak, malam harinya diisi oleh materi Tafsir/Ulumut Tafsir oleh Prof. Dr. H. Ilyas Husti, MA., MPM dan Prof. Dr. H. Muhammad Nazir Karim dengan materinya “Sinergitas Ulama dan Umara”. Pada hari Sabtu, materi dilanjutkan dengan pembahasan Fiqih/Ushul Fiqih oleh Dr. H. Mawardi Muhammad Shaleh, MA., “Dinamika dan Perkembangan MUI serta Gerakan Islam di Indonesia” yang disampaikan oleh H. Zulhusi Domo, S.Ag selanjutnya “Sejarah Peradaban Islam” oleh H. Fajriansyah, Lc., “Aqidah Akhlaq” oleh KH. Abdurrahman Qoharuddin., Hadits/Ulumul Hadits oleh Dr. H. Dasman Yahya Ma’ali, Lc., MA., “Fiqih Siyasah” oleh Prof. Dr. Alaidin Koto, MA dan “Bahasa Arab” oleh Dr. H. Jon Pamil, MA. Sedangkan untuk hari Ahad materi terakhir diisi oleh Wakil Sekjen MUI Pusat, Dr. H. Amirsyah Tambunan, MA yang menyampaikan materi tentang “Islam Washathiyah”. (Hd)